Kemana saja di Amerika?

img_9151
Atas kiri: Intrepid NYC, kanan: pas naik cruise ke State Island. Bawah kiri: 9/11 monumen hall area, kanan: 5th Avenue NYC

 

Okeh kita mulai dengan tulisan utama ya, yang sudah terbengkalai hampir setahun lamanya 😀 Tau ngga waktu menuliskan ini, saya buka IP6 untuk nampilin itinerary kami yang saya simpan di drive, trus buka IP7 untuk nampilin foto2 tahun lalu. Ingatan saya berjenjang soalnya, dan past is not my priority 😉 (ngeles saja sebenarnya)

Secara garis besar kami berkunjung ke New York dulu karena penerbangan banyak pilihan ke kota ini dan jadi bisa milih yang paling reliable dan terjangkau. Awalnya mau transit doang sebelum berangkat lagi ke kota lain, la tapi kok repot bener ya. Berarti mesti bawa lagi ni 4 koper kemana2. Kenapa ngga nginep dulu, nitip sebagian koper ke hotelnya, untuk nanti di akhir perjalanan ke Amerika Serikat ke NY lg. Jadilah itu yang kami lakukan, ke NY dulu, nginep beberapa hari, trus terbang ke Orlando untuk menikmati beberapa theme park disana. O iya kalau mau berkunjung ke theme park di Amrik itu sebenarnya pilihannya ada dua, yaitu ke West Coast yang diwakili California, atau ke East Coast dengan Floridanya. Pas liat sekeliling, kok kayanya obyek wisata, terutama museum itu banyak di NY dan Washington ya. Akhirnya East Coast yang kita pilih. Nanti2 kalau ada rejeki, kesempatan, dan kesehatan, pengen juga ke West Coast sambil lihat Rocky Mountain 😀 Anyway, abis dari Orlando, kita naik pesawat ke Niagara Fall. Tujuannya liat air terjun doang 😀 Trus terbang lagi ke Washington, dari sana naik kereta Amtrak kembali ke NY. Karena naik kereta, better bawaaannya dikit aja. Jadi akhirnya emang 2 koper yang kami bawa kelilingan East Coast. Nah kemana aja nih kita?

NEW YORK

img_9193
Kiri: American Museum of Natural History, FAO Schwarz, kanan: Rockefeller Center

New York yang kita lihat di tivi, itu antara Central Park, gedung-gedung perkantoran, dan Broadway. ‘Beruntung’ kami tinggal di Queen, pinggirannya NY. Jadi bisa liat area suburb yang sepi, penghuninya imigran, dan bisa dengar deru kereta dari jauh. Ngga seglamor yang jalannya pake nomor2 itu. Kebanyakan tempat wisata di tengah kota, jadi kami selalu pakai kereta untuk menuju kesana. Trus beli New York Pass ya, sangat membantu. Secara duit lebih ekonomis, secara waktu praktis karena ngga usa ngantri. Trus jadi satu juga dengan transportasi, jadi a must have item banget. Cek dulu aja antara fasilitas yang dia tawarin sama kalau kita jalan sendiri ngga pake kartu itu, bedanya berapa. Trus perkirakan waktunya supaya tahu mesti beli NY Pass yang berapa harian.

  1. Yankee Stadium

Sebenarnya di Indonesia football itu ngga popular ya. Taunya ya dari film, ada orang gede2 saling berlarian, sering bertabrakan, untuk memperebutkan bola lonjong yang dilarikan seolah barang berharga. Trus suka liat ada klub Yankee, ada stadion Yankee. Letaknya di pinggiran NY sih, sebelah utaranya. Kesana aja sepi keretanya, gampang mencapainya. Turun peron melewati jembatan penghubung yang panjang dan besar, terbayang semua penonton melalui jalan ini pas pertandingan. Dari kejauhan keliatan megahnya Yankee Stadium. Kita cuma ke lapangan depannya tempat orang jogging. Pulangnya salah naik kereta tampaknya, tapi itu yang disarankan Google. Jadi kita naik kereta jarak jauh yang bagus dan turun ke stasiun terdekat. Untung ngga dimarahin sama petugasnya.

  1. Columbia University Bookstore

Maunya ke Harvard University atau MIT untuk tahu kaya apa sih kampus terbaik di dunia itu. Tapi kok jauh ya, dan ngga worth to try deh kalau kesana khusus untuk itu. Beda dengan pas kita ke Oxford, itu kan univ dan collegenya ada banyak ya dan banyak dipakai untuk syuting Harry Potter. Jadi ok2 aja disempatin khusus seharian kesana. Karena itu kita cari univ yang dekat, dalam kota, dan ketemulah Columbia University ini yang cukup punya nama. Pada akhirnya kita ngga sempat ngintip kampus yang terletak di pinggir jalan besar ini, malah ngider di toko bukunya yang terletak strategis di Broadway. Tokonya kaya di basement gitu, trus lengkap banget semua merchandise berbau CU ada semua. Lama milih2 disana, lumayan dapat beberapa barang untuk oleh2.

  1. Circle line sightseeing cruise

Kalau ke kota2 besar yang ada tawaran city tour lewat sungai pasti kita ambil. Soalnya itu cara cepat untuk liat spot2 penting di kota. Kali ini tawarannya liat begitu banyak bangunan dan patung Liberty, tapi ngga mampir ke pulaunya. Baca beberapa review katanya kalau mau foto sama Liberty mending dari ferry aja jangan ke Staten Islandnya, percuma wong patungnya tuh gede banget. Hiburannya ya patung doang jd kita skip dari itinerary. Kita beli di loket yang dibagi dua, bingung ngantri di loket mana, trus dideketin mbak2 dengan wajah Asia yang ngasi tahu kita mesti antri dimana. Trus saya nyeplos pakai bahasa Indonesia, eh mbaknya nanya ‘dari Jakarta?’ dengan bahasa Indonesia juga 😂 Ternyata dia dari Jakarta dong, dan lagi sekolah di NY. Trus ini kaya kerja partime gitu. Ih salut ya sama perjuangannya 😊

Kita nunggu lumayan setengah jam lah sama antri masuknya. Jadi toilet dan makanan kecil ada di luar, trus kita antri masuk diputer2in di dermaga. Banyak juga ya yang mau naik, ratusan orang ada nih. Trus naik ke kapal yang gedenya mirip lah sama yang di London, kita uda pasti ambil yang dalam ruangan karena ada ACnya. Abis itu kapal berangkat dengan satu MC yang ngasi tau kita ngelewatin apa aja. MCnya judes, tapi ngga males sih kaya yang di Taiwan. Cuma kalah sama yang di London, dia uda kaya stand up comedy aja 😄 Di kapal ya bosen gitu, apalagi diayun2, jadi ngantuk ya. Ada kantin juga di dalam kapal, kita beli taco dan schotel dan dimakan rame2 karena as usual, porsinya guede.

Pas lewat Liberty, semua pada ke dek depan dan foto2. Bener sih Libertynya keliatan semuanya, tapi backgroundnya lautan manusia 😄 Perjalanan kali sejam ya, kapalnya balik lewat sisi yang berbeda.

  1. Intrepid

Intrepid ini sejejeran dengan dermaga Circleline sight seeing cruise. Bentuknya kapal perang besaaar nongkrong di dermaga. Levelnya aja ada beberapa, terbagi indoor dan outdoor. Lebih besar daripada HMS Belfast di London, kapal ini berperan pada masa yang sama dan digunakan untuk lepas landas pesawat tempur. Jadi kebayang guedenya kaya apa. Bagian luar buar majang berpuluh2 pesawat dan helikopter, bagian dalam buat museum berAC. Duh jadi pingin ngecek berapa PKnya, soalnya maknyes gitu begitu nyampe dalam 😁 Must visit destination.

  1. 9/11 memorial

Area ini tempat dulu gedung kembar WTC berada, yang pas 11 September 2001 rubuh ditabrak teroris yang menghilangkan ribuan nyawa. Sekarang areanya dijadikan memorial hall dan museum. Keluar dari stasiun udah rame banget, lengkap dengan outlet jajanan berjejer. Trus tempat pondasinya salah satu tower dibikin air terjun, satunya lagi dibikin museum. Museumnya bagus dan hening, itu kalau ngga kuat mending jangan deh. Asli sedih. Menurut saya itu bagian dari kreatifnya orang Amerika, apapun bisa dia jual dengan kemasan yang bagus.

  1. Empire state

Empire state ini mirip apa ya, mungkin Tower of Tokyo ya. Penuh dengan gedung perkantoran, dan suasananya serius. Yang memandu bapak ibu yang kayanya sudah puluhan tahun kerja disini, pakai seragam mirip doorman atau lift man di film2 Amerika jaman baheula. Tapi yang menyenangkan, disini semua tersenyum menyapa, ngga in rush gitu. Kalau ngga salah ada 102 lantai, dan liftnya lebih klasik daripada Taipei 101. Lantai tempat lift terbuka ada area dalam dan luar, yang area luarnya dipagari kawat dan ada teropong juga untuk ngintip NY dari kejauhan. Pas pulang turun ke lantai dasar, disambut toko souvenir yang barangnya bikin ngiler.

  1. South sea seaport museum

Benernya museum ini ngga ketemu, karena dia tutup atau temporary closed waktu kita datang. Letaknya di pelabuhan dan suasananya panas. Kami berusaha masuk ke bangunan museum lain yang kecil2 dan terpisah, tapi kaya sekadarnya mereka menatanya. Yang mencolok adalah adanya bar dan pub di tengah2 jalan, trus butik2 mahal berjejeran di tepi. Ada bangku dan meja juga buat makan. Kayanya tempat ini hidup pas malam ya. Ada es krim khusus gay juga loh 😁

  1. NY Transit museum

Mencari museum ini kalau pakai Google Map itu asli mbulet dan jauh jalannya. Menyusuri jalan2 kecil yang penuh toko2 lucu. Museumnya juga ngga ngajeni, dari luar kaya gedung dari bata aja tanpa jendela, lebih mirip gudang. Pas masuk seperti playground, soalnya colourful dindingnya. Habis itu kita menyusuri museumnya….dan kecapean setelahnya. Ternyata ni museum transportasi terbesaaar yang pernah kita datangin. Makin ke bawah itu isinya puluhan kereta api. Bayangin, udah kaya depo aja kan. Kereta api dari berbagai jaman ada disana, beristirahat untuk selama-lamanya. Bagian atas museum ada kereta lagi dan bis, lalu area bermain juga banyak. Pasti seneng deh anak2 kalau kesini.

  1. NY Science Hall

NY Science Hall ini letaknya di pinggiran NY dan bersebelahan dengan Queens Zoo. Kalau waktunya lama sih ini area bisa 2-3 hari sendiri untuk datengin dan nikmatin satu2. Gedung yang kita datangi adalah gedung science buat anak2. Pada kenyataannya yang mahasiswa pun kayanya bisa deh menikmatinya. Kita terbengong-bengong nungguin bola2 perak berjatuhan satu persatu untuk membentuk kurva normal 😁 Ada juga pembuktian konsep2 fisika dan matematika lainnya. Wah banyak banget, ada yang modelnya pertunjukan, coba sendiri, dengerin, banyak media untuk menjelaskan sesuatu.

  1. St. Patrick Cathedral

Kalau di London ada St. Paul, di New York ada St. Patrick. Gede, dan halamannya itu sejuuuk banget. Nongkrong disana uda berapa aja tupai datang. Trus merpati. Kita ngga masuk sih karena mikir paling dalemnya sama kaya yang di St. Paul, yang kalau di Inggris baik gereja dan katedral itu merangkap kuburan indoor 😄 St. Patrick terletak di Madisson Avenue dan 5th Avenue, kayanya sering disyuting juga nih. Isinya bangunan2 megah dan kuno yang terawat baik. Foto2 disini pasti cantik.

  1. Rockefeller Center

Kalau daerah ini kayanya yang jadi tempat syutingnya Home Alone pas ngunjungin pohon Natal gede. Terletak nyelempit di antara jalan2 high class yang bernomor, bentuk tempatnya mirip tempat kumpul2 gitu tapi ngga terlalu besar. Ada patung gede, ada prasasti, trus ada cafe2 mahal mengitarinya.

  1. Hersey’s

Pas lagi di Times Square yang heboh itu kita masuk ke Hersey’s yang ngga segede MnM’s. Karena kita uda pernah ke MnM’s London, nyari yang ngga ada dong. Dan terdamparlah kita disini. As usual, panic buying kalau liat coklat. Semua bisa dijadiin oleh2. Oya di Bali ada juga ya di Beachwalk Mall, yang ini mirip gitu deh, besarnya sama aja. Cuma ngga rame dan ada cafenya khusus coklat2an gitu. Nyobain coklat panasnya yang kental dan manis banget, mirip sama yang di Pod Bali.

  1. American Museum of Natural History

Kesini tuh it’s a must. Gara2 liat film Night at The Museum, kita sudah niatin pokok ada museum national history mesti mampir. Sebelumnya di Museum of Natural History London yang guede, nah di New York ini juga sama guedenya. Seneng liat gedung besar2 isinya lengkap, trus menikmati lorong2nya. Emang beneran kalau bisa gerak semua keren nih pasti 😀 Mereka juga ada aplikasi yang bisa melacak kita ada di ruangan apa, trus ngasi tau penjelasan tiap benda yang ada di dekat kita.

  1. Times Square

Ini juga nih tempat wajib yang mesti didatangin kaya persimpangan Shibuya di Tokyo. Beda dengan Shibuya yang jalan tok, kalau Times Square ini ada lapangannya emang, tempat orang foto2 atau nyobain dagangan yang ada disana. Banyak TV gedenya (halah apa pula ini istilahnya, videotron ya😅)

  1. NY Historical Society

Agak lupa2 ingat kesininya, yang kebayang ini museum kecil kalau dibanding National History, dan letaknya sejajar. Meskipun kesannya lebih kecil, tapi isinya banyak juga dan interaktif. Ni museum modern sih, jadi ngga ngebosenin untuk menelusurinya satu2. Cuma karena NY ini gay tolerate dan lagi bulan gay, ada pameran soal perjuangan homoseksual di salah satu ruangannya. Buat orang dewasa masih OK, kalau bawa anak2 lebih baik ati2 dalam menyampaikan.

  1. Museum of Modern Art

Ini juga sama eksklusifnya nih, letaknya di tengah kota banget2, Trus ada beberapa lantai dan lapang2 gitu. Jadi kebayang event apa aja yang bisa digelar disana. Pengawasannya ketat ya, jadi selain screening pintu masuk, semua bawaan harus ditaruh di loker. Kita ngga lama disana soalnya rame banget waktu itu.

  1. FAO Schwarz

Inget ngga filem Home Alone waktu si Culkin kabur ke NY? Dia kan ke toko mainan Duncan Toys ya pas malam Natal, saya lupa kirain ke FAO Schwarz😅. Tapi gapapa deh mirip ini. Tokonya di 5th avenue dan beneran lengkap. Ada 2 lantai penuh sama mainan, dan yang menarik beberapa pegawainya itu demoin mainan dengan atraktif jadi kita tau gimana cara maininnya. Mengingat anak jaman sekarang mainannya gadget doang, menarik melihat gimana dia mampu bertahan di antara semua gempuran kemajuan.

  1. NY Public Library

NY Public Library sama London Public Library itu punya kesamaan. Super gede dan super lengkap. Cuma di London kesannya lebih teratur, rapi, dan hening ya. Di NY ini tiap sudut pasti ada rombongan turis berbondong2 melintas dari satu ruangan ke ruangan lain. Trus antar ruangannya juga ngga seberapa menarik sih, kecuali ruangan anak2 yang gede banget, bukunya bagus2, trus anak2 pada baca buku di bawah. Iiih so cuteee…

  1. United Nations Headquarter

Ngga pake masuk sih, lewat doang. Tapi pingin tau kaya apa sih kantornya PBB internasional gini. Gedung gede biasa sih, ngga berkarakter kaya gedung lama lainnya. Pas kita datang ada serombongan perwakilan anak muda lagi foto berjejer gitu. Pasti emaknya bangga anaknya bisa masuk UN HQ ☺️ Jalan dikit ketemu kantor Unicef, beda kompleks sama UN dan lebih kecil serta sederhana bentuknya. Yang keluar dari sana ya jas2an gitu dari berbagai bangsa.

  1. Union Square

Ini juga kesini gara2 film kartun Madagascar 😁 Tapi ngga seru juga, soalnya kita itu kan keluar dari stasiun langsung munculnya di Union Square, waktu itu penuuuh sama pedagang. Jadi rupanya hari itu US dipakai buat kaya bazaar gitu. Jadi ngga keliatan bentuk sebenarnya seperti apa.

  1. Chelsea Market

Pasarnya masih sepi pas kita datang. Ya iyalah NY gitu loh, emang pasar di Indo yang jam 5 aja uda rame 😄 Jadi ini pasar bersih banget ngga ada sampah dan bau, trus dinding, langit2 dan lantai dicat hitam. Pedagang punya ruangan semua jadi ngga ada yang nawarin di pinggiran gitu. Trus dibagi per area, kita ngga keliling semua sih, tapi nemu TOKO BUKU di dalamya. Ha iya aneh aja sih. Pernah nemu juga di PasMod BSD outlet yang jual buku tapi ya kecil. Ini sih gede dan barangnya bagus2, ngga pasaran, trus harga juga ngga murah ya. Berani dia buka di tengah pasar. Ada kios bahan2 makanan, ada makanan mateng juga. Trus ada yang jual bahan2 khusus Italia, wih lengkap dah.

  1. Flatiron Building

Sering kan ya liat bangunan tipis gini di film2 Amerika. Tempatnya di persimpangan yang rame. Trus karena mungkin banyak orang suka foto2 dengan latar belakang gedung ini, ada area khusus buat duduk2 dan membuat orang bisa foto2 di tengah jalan.

  1. National Museum of Mathematics

Terletak di depan Madison Park, museum ini nampaknya kecil aja tapi padat isinya. Pas kita datang tuh bareng anak2 SD yang mengunjungi museum. Jangan bayangin mereka berbaris tertib bawa buku dan pulpen ya. Semua rame dan ribut! 😬 Mereka aktif sekali nyoba semua display interaktif yang ada disana. Penjaganya masih muda2 dan dengan sabar menerangkan maksud dari setiap display. Sejenak rasa iri melanda kalau gini caranya ya pantes aja jagoan mereka soal pemahaman matematikanya. La sejak kecil dibikin ngerti dan menyenangi matematika, bukan menghindari karena ngga bisa. Lantainya ada 3 seingat saya, dan penuh terisi game2 yang bikin anak2 tertarik untuk nyoba. Lobby yang merangkap toko souvenir juga racun banget untuk beli barang2 berbau matematika yang fun dan colorful.

img_9198
Atas kiri: museum of mathematics, kanan: NY public library
bawah kiri: economy candy, kanan: museum historical society
  1. Economy Candy

Ini toko permen yang ada di area Little Italy dan terkenal udah puluhan tahun yang lalu. Permen2 disebar begitu aja di keranjang depan, trus dinding2 penuh sama permen semua. Jangan samain dengan Mustafa Center di Singapura atau Don Quijote di Jepang ya ini sih kecil banget, mirip toko kelontongan di Indonesia. Di paling depan ada penjaga berbadan gede yang mukanya sama sekali ngga ramah, kali ngawasin pengunjung yang ngutil. Permen2 incaran kita masukin aja ke keranjang trus bayar di kasir yang mejanya juga penuh sama permen. Kalau uda gitu isinya percaya aja, karena kadang ngga keliatan juga expirednya 😬

  1. Walmart

Walmart ini juga satu toko yang wajib didatengin soalnya suka cerita macam2 soal teknologi di Walmart, eh ndilalah kok ngga pernah kesana 😀 Mumpung lagi di Amerika, harus disempetin. Walmart ini karena masuk supercenter dia harus terletak di pinggiran. Pas di daerah hotel kita ngga ada, jadinya paling deket kayanya ke New Jersey. Dan ternyata itu ngga masuk New York ya, pantesan NY Pass kita ngga berlaku. Kita naik bis antar kota, trus turun di haltenya parkiran Walmart. Saat itu hujan deras, dan kayanya bakal lama. Mau ngga mau terjang aja untuk mencapai pintu toko yang sik adoh 😀 Sampai dalam kita kering2in bentar, trus masuk ke area Walmart.

Kalau biasa masuk hypermarket di Indonesia, luasnya Walmart mungkin ngga istimewa. Isinya juga. Tapi di paling depan itu ada roasted chicken yang lagi muter2 dan lagi sale! Bahkan kalau dibandingkan harga di Indonesia masih terhitung murah. Kita beli dong meski rasanya kali di kulit doang. Namanya aja barang murah. Trus keliling2 bentar, beli beberapa barang yang bisa diangkut pake bis, bayar dan bersiap pulang. Iya, pulang dulu soalnya ngga asyik aja keliling2 bawa gembolan. Dan ternyata…masih ujan dong. Ya udah terjang lagi sampe hotel, trus karena laper langsung kita masukin di microwave. Ternyata…ayamnya enaaak 😭 Ini yang namanya murah tapi ngga murahan.

  1. Museum of City NY

Museum ini terletak di sisi lain dari Central Park. Kecil aja, dua lantai. Museumnya rapi dan tiap ruangan ganti tema atau warna. Sepertinya bisa buat tempat bedah buku atau lainnya yang dibutuhkan masyarakat New York. Ada toko souvenir kecil di lantai pertama

img_9199
Kiri: NY Fire Museum, kanan atas: central park zoo, kanan bawah: museum of city NY
  1. NY City FIre Museum

Seperti museum pemadam kebakaran lainnya, museum di New York ini juga menempati bangunan tua, yang jaga juga uda tua, pensiunan Damkar. Nampak dikelola oleh para pensiunan, koleksinya cukup lengkap mirip sama yang di Melbourne. Yang unik adalah ada satu ruangan khusus isinya peran damkar pas tragedi 9/11. Dibanding 9/11 musem, ruangan ini terasa sangat  sederhana. Padahal merekalah yang pertama datang dan menolong ribuan korban2 yang membutuhkan pertolongan. Belasan bahkan puluhan petugas juga gugur saat menyelamatkan. Sungguh ruangan yang malah bikin nangis, berjasa tapi terlupakan.

  1. Central Park Zoo

Central Park itu luasnya ampun2an deh. NY bangga pastinya bisa punya kebun raya di tengah hutan beton Manhattan. Kalau isinya ya rumput sama pohon, buat orang olahraga, bersantai, atau bermain. Tapi di tengahnya ada kebun binatang, dan itu yang kita incar. Kebun binatangnya kecil aja dan kayanya juga asal ada. Maksudnya ngga ada rencana nambah varian binatang atau lainnya. Tapi karena koleksi dikit tadi jadinya bisa dinikmatin semua, terutama sama anak2 kecil yang sibuk lalarian kesana kemari. Ada pertunjukan juga pada jam tertentu, trus letak tiap binatang berjauhan tapi masih bisa dijangkau oleh anak2. Pas mau keluar ternyata ada pertunjukan 5D yang menarik untuk diikuti. Ngantri ngga pakai lama, pertunjukannya seru meski cuma sebentar.

  1. Dollar tree

Tempat belanja terjangkau lain selain Walmart adalah Dollar Tree. Tokonya menjual barang serba $1, banyak barang dan beda dengan di Indonesia, laris manis tanjung kimpul. Karena selain menjual barang2 remeh dan ngga setiap hari dipakai, dia juga jual barang2 esensial yang dipakai orang Amerika. Misal toilet paper, milk, bread…jadi ya belanjanya pada ke situ. Dollar tree saya cek adanya di pinggiran2 gitu, dan di lingkungan perumahan ya. Tokonya besar kaya Superindo, trus orang sana tuh cuek aja ya ngacak2 rak. Jadi kita datang yang udah berantakan dan karena less employee, ngga ada yang beresin juga. Tapi barangnya beneran variatif dan murah bahkan ketika sudah dikonversi ke mata uang kita.

WASHINGTON

img_9196
Atas: white house, kiri bawah: Washington monument, kanan bawah: capitol hill

Kalau Washington ngga ada passnya untuk masuk ke spot yang mau kita datangi. Secara lebih banyak kantor pemerintahan ya. Yang ada tuh kartu transport bisa dipilih mau berapa hari di Washington. Washington kotanya lebih sepi daripada NY yang hiruk pikuk, isinya orang kerja…dan gelandangan. Ngga ngerti kenapa kok pemerintahan kotanya membiarkan gelandangan ada dimana2 di balik kemegahan kotanya.

  1. White house, Washington monument, dan Capitol Hill

Ketiga tempat ini berdekatan…kalau di peta. Aslinya jauuuh dan ngga semua bis lewat sana. Pantes banyak yang pakai skuter supaya mudah menjangkau tempat2 ini. Trotoarnya sendiri bagus, trus lapangan bersih, jalan besar2, emang cocok buat skuteran. Kalau jalan kaki mah lebih banyak istirahatnya saking jauhnya. Tapi bangga aja bisa foto dengan background gedung2 terkena itu. Dan ngga sebanding sama kesan angkernya, pas didatengin ternyata ngga nyeremin samsek lo! Di White house itu malah kaya spot turis beneran. Banyak bis parkir trus rombongan turis2 memenuhi bagian depan gerbang White House dan foto2. Ada polisi yang jaga, muda2 dan ganteng2, pake sepeda pancal. Ini beneran, santai banget kan. Pas ke Capitol Hill juga sama, kirain bakal ada penjagaan kaya apa. Ternyata cuma dilirik sama penjaganya, trus kita masuk ke areanya dan foto2 tepat di depan gedung Capitol Hill! Hah mimpi apa bisa mblusuk sampai sini. Dan lagi2 pas kita lewat dilirik doang sama satu penjaga. Emang santuy ya.

img_9197
Atas : US Navy museum, kiri bawah: national air and space museum, kanan bawah: national geographic expo
  1. US Navy museum

Nyari museumnya setengah mati. Apalagi kalau bukan karena Google yang menyesatkan. Pertama lingkungan kita itu gedung2 kuno dengan bata merah. Trus ada satu pintu kecil tanpa penjaga. La masuk dari mana? Ternyata itu masuknya pegawai dan mereka punya kartu khusus yang ditap di tepi pintu. Trus muter ya, ih muternya satu komplek kali sampe ketemu pintu gede tempat kendaraan dan orang masuk. Ngga hanya dari sisi pintu masuk, untuk masuk kesana semua paspor diperiksa, diinterogasi, disuruh isi formulir 😀 Tapi ngga nyeremin kok, yang introgasi bagian admin gitu, mbak2 jadi ngga serem. Trus dikasi peta dan disuruh jalan sendiri cari gedungnya. 

Ternyata museum ini terletak di komplek tentara. Ya pantes aja berlapis2 penjagaannya. Gitu kok dibiarin orang luar masuk ya, ngga ngerti lagi sama Amerika 😅 Nyari gedungnya lumayan mudah karena tiap gedung ada abjadnya. Itu kalau cuaca mendukung ya. Pas pulang mulai ujan lagi (selama kita di Washington isinya ujaaan mulu), panik nyari jalan keluar juga susah lo sampe petanya lecek kena air ujan 😀

BTW museumnya baguuus banget untuk ukuran komplek tentara. Yang jaga bapak2 tua yang dengan guyon ngasi tau anak2 apa yang boleh dan ngga boleh dilakukan selama disana. Isinya banyak banget dan lengkap, mulai masih jaman pakai wig sampai jaman modern. Trus ada toko souvenir kecil dengan mas2 yang kayanya males2an tapi untung ngga judes, dengan barang2 yang unik2 khas tentara. Dibanding sama London museum ini emang kalah megah, tapi isinya sama2 meriah.

  1. National air and space museum

Museum terbagus di Washington ya ini. 3 lantai isinya science, sejarah penerbangan, sampai ke luar angkasa. Saingannya sama Kennedy Space Center di Florida. Tapi untuk ukuran museum indoor sudah luar biasa. Trus tiap ruangan padat berisi display yang interaktif jadi anak2 bisa asyik sendiri belajar science dan sejarah. Bahkan ada wahana ulang alik kaya di luar angkasa yang bisa dicoba gratis tapi antri. Washington seakan beda bener kalau berada di museum ini.

  1. National museum of American History?

Sebenarnya saya lagi mengingat2 saya kesana ngga ya..karena rancu dengan museum yang mirip2 di New York. Lihat foto2nya di Google Map juga ngga gitu membantu. Kalau saya perhatikan mestinya must visit spot ya museum ini, gedungnya besar, pasti banyak benda2 bersejarah di dalamnya. Tempatnya juga di tengah kota.

  1. Union Station

Ini stasiun paling besar di Washington, dan menghubungkan Washington dengan kota2 besar lainnya, misalnya New York. Saking besarnya ada puluhan outlet makanan dan non-makanan. Trus nemu outlet H&M edisi sale, hah sesenang itu bisa belanja di stasiun. Jangan takut lapar kalau disini, atau bosan. Karena kalau ditelusuri banyak fasilitas yang ditawarkan stasiun berlantai 3 termasuk basement tersebut.

6. National Geographic Expo

Kalau ada kesempatan liat event yang biasanya kelilingan dunia, langsung aja gercep tangkap kemungkinan itu. Pengalaman mengajarkanku demikian. Pas lagi di Macau baru tau ada Cirque du Soleil lagi manggung di mall. Mau nonton tapi ternyata harinya ngga pas. Sejak itu ngincer sirkus itu, kebeneran main di Singapura jadi kita bisa menyempatkan lihat.

Begitu juga dengan National Geograhic expo ini. Pas tau lagi main di Washington, kita datengin aja meski ngga punya bayangan bakal seperti apa. Topik pas kami datang tentamg ratu2 Mesir. Tau dong NG kalau bikin display gimana. Detail, rapi, dan menarik. Ada satu ruangan yang kalau kita pakai kacamata 3D itu kaya memasuki piramid, lengkap sama huruf2 mesirnya. NG juga pinter jualannya. Ada photobooth yang ngeluarin cover majalah dehgan muka kita. Trus toko souvenirnya asli bikin ngiler 😅

7. Pentagon

Tentu ngga boleh masuk ke kantor agen rahasia tersebut, namanya aja rahasia ya 😬 Tapi kepingin tahu kaya apa sih gedungnya dan suasananya. Jadi kita naik kereta sampai ke ujung, barengan sama orang2 yang berangkat kerja. Banyak juga, pakaiannya formal dan serius2. Gedungnya di pinggiran kota, besar, parkirnya lebih besar lagi. Inget pas kesana kepingin pipis, jalan sejauh2nya ke toilet portable yang kayanya dipakai polisi yang jaga disana.

ORLANDO

img_9208
Kiri atas: Kennedy Space Center Florida, sisanya Universal Studio Orlando

Satu kata buat Orlando: mahal. Orlando ini bener2 kota wisata. Planologinya bener2 dipikir dengan cara pikir wisatawan. Perasaan dari mendarat di bandara MCO dan naik bis yang menuju hotel kita, jarang banget liat pemukiman atau flat orang2 biasa. Oya bangunan tinggi disini cuma hotel, perkantoran ngga keliatan, mall sekedarnya, tempat makan ya satu lantai. Hotel ngga seberapa mahal sih, meski harga hotel jaringan Disney disini lebih mahal daripada yang di Tokyo. Bis sih murah, tapi jarang dan rutenya ngga selalu ke tempat wisata yang kita tuju. Makanan cenderung mahal. Convenience store ada tapi mahal. Tempat wisata mahal.

Oya untuk hotel kita sengaja ngga milih hotel jaringan tempat wisata tertentu. Karenaaa….ngga menjangkau semua tempat wisata dan dihitung sama selisih harga kamarnya masih mahalan hotel Disney atau Universal. Kita rencana naik Uber atau taksi aja, trus berangkat dan pulang secara mandiri kaya jelangkung 😁 Untuk itu kita cari hotel di tengah2 di antara keduanya, Universal dan Disney. Disney disini ada 4 😅 Bayangin betapa ribetnya ngatur jadwal, apalagi kami tipe ngga bisa naik semua wahana dan ngga bisa berlama2. Oya untuk cek harga kendaraan biasanya kita pakai rome2rio.com, berguna banget sejak kami kelilingan di Eropa kemarin.

Untuk atraksi di theme park mohon maaf saya ngga inget saking banyaknya dan suka ketuker2 ini lagi di Disney yang mana, bahkan ketuker sama Universal, bahkan bisa ketuker juga sama yang di Tokyo atau Paris. Jadi amannya cari peta taman tersebut dan cek sendiri jenis wahananya apa, dan yang cocok yang mana 😊

  1. Ripley’s believe or not

Pertama kali liat Ripley’s di Gold Coast pas malam hari, rame banget dan mikir kok pintu masuknya kecil ya kaya masuk ruko gitu. Mana serem pajangannya. Kami ngga jadi masuk, cuma lewat aja. Trus di London liat lagi, ngga masuk juga dan tahu tiketnya mahal. Di Amerika kenapa memutuskan masuk, karena mau ngapain lagi setengah hari di Orlando doing nothing? Kami baru nyampe dari New York dan punya waktu untuk keliling2 Orlando. Madam Tussaud udah di Hong Kong dan kayanya ngga perlu diulangin wong kita punya Jatim Park 3 di Batu 😄 Jauh lebih lengkap (meski ngga mirip) dan lebih murah.

RIpley’s sendiri bentuk bangunannya unik, miring gitu. Ngga besar sih, tempat parkir ya biasa. Ngga banyak pengunjungnya. Sejak awal uda dipajang tuh patungnya Presiden Trump lagi monyong eh ngomong 😁 Trus lanjut masuk ya isinya kaya di buku Ripley’s Believe it or not. Jadi nostalgia dulu pernah liat acara TV isinya temuannya Ripley semua. Ngga semua display menyenangkan lo, ada juga yang bikin ngilu 😄 Habis itu kita keluar di toko suvenir yang mahal2 juga, jadi cuma bisa beli mug disana 😅

  1. Epcot

Epcot ini khasnya ada bola golf gede di dalam. Trus dia tuh punya atraksi masa depan dan tempat makan khas negara2 di dunia yang mengelilingi danau. Karena waktu kita terbatas ngga sempat liat semua. Bahkan kita ‘licik’ dengan cara memotong danau biar balik ke titik awal, tempat kita bisa naik monorail untuk menuju taman Disney yang lain.

  1. Hollywood Studio

Disney Hollywood Studio tamannya lebih kecil daripada Epcot dan lebih padat karena wahananyapun lebih kecil. Semua keasyikan di film Disney bisa dirasakan disini, dan lengkap segala umur juga bisa menikmatinya.

  1. Animal Kingdom

Yang unik dari Orlando adalah adanya Animal Kingdom. Ngga nemu dimana2 nih yang begini, jadi kami luangkan waktu agak lama disini. Keunikannya ada pohon gedeee di tengah2. Trus yang paling seru dan bikin antri 3 jam adalah Avatar, padahal lo kita masuk itu ya pas Animal Kingdom baru buka 😅 Seru2 mainannya dan baru, maksudnya kita ngga nemuin dimanapun Disney berada, kecuali yang California ya krn belum pernah kesana ☺️

  1. Magic Kingdom

Magic Kingdom ini mirip Hollywood Studio, uda pernah masuk pas di Paris dan mainannya ya begitu, jadi ngga banyak yang kita masuki. Untuk pertama kalinya kita masuk Haunted Mansion, asli serem dan seru 😀 Hebat ya ini mainan uda ada jaman kapan teknologinya uda begitu.

  1. Kennedy Space Center

Awalnya ragu mau kesini, abis jauh dan angkutan mandirinya susah. Kita bisa sih pake Uber kesana tapi pulangnya gimana? Kalau diliat dari peta Kennedy Space Center ini letaknya di pulau yang berbeda. Akhirnya cari punya cari, ketemu tur yang nganterin kita kesana, dan ada pemandunya. Halah paling akhir2nya kita disuruh jalan sendiri. Tapi emang lebih asyik gitu sih, jadi bisa eksplor sendiri. Akhirnya kita pesan dan bayar dari Indonesia. Trus nunggu dijemput barengan dengan rombongan yang mau ke Legoland. O iya di Orlando juga ada Legoland. Tapi karena kita uda liat yang Johor Baru, kayanya kok buat anak kecil ya. Jadi kita milih yang ngga pernah kita datengin, luar angkasa 😄

Sempet bete karena bisnya telat jemput, toiletnya kecil dan hawanya panas, akhirnya nyampelah kita di KSC. Begitu turun dibagiin karcis, disuruh masuk sendiri2, trus pemandu kita yang tipikal orang Amrik lainnya, gendut dan santuy, memandu kita dengan singkat area2 mana yang mesti didatengin duluan dan isinya apa aja. Ini pemandu tapi jalannya cepetan kita jadi malah dia yang ngikutin di belakang 😁

Pertama kita pilih tur pake bis dulu karena kata pemandunya ntar siangan rame loh. Kita ngantri dulu, trus bisnya dateng, dengan pemandu dari KSC, trus kita keliling proyek KSC ini. Ih keren kaya di film yang tempatnya UFO mendarat atau percobaan misil 😁 Gersang dan tandus sepi ngga ada orang. Kata pemandunya disini masih banyak buaya. Yah no wonder lah pada males keluar 😝

Trus kita masuk ke ruang lain, kaya ruang kendali gitu. Kita kaya di dalam situasi mau ngeluncurin Apollo 11. Lengkap sama suara dan getarannya. Ya ampun pingin nangis 😭 Gini toh rasanya jadi pegawai NASA. Habis itu kita keluar…itu roket sak gede2nya dipajang, digantung, ditempel di dinding. Displaynya menarik dan interaktif. Di dalam juga ada kantin yang self service, tinggal bayar ke kasir. Trus ada toko souvenir yang bikin khilaf.

Trus kita didrop di satu bangunan tertutup, trus bisnya pergi. Hlo? Dateng bis kedua,gitu juga kelakuannya. Kita sampe heran ini disuruh ngapain? Gimana pulangnya? Ternyata abis itu pintunya dibuka, trus kita masuk ke teater yang cerita kenapa tempat itu dinamain Keneddy Space Center. Ternyata Presiden Kennedy yang menggaungkan ‘kita harus pergi ke bulan!’ dan ‘kita lakukan itu bukan karena mudah. Tapi karena itu sulit!’ berkali2. Duh kalau dengerin langsung merinding disko deh. Such a great leader. 

Pulangnya ternyata ambil bis lagi, manapun yang abis ngedrop penumpang. Trus kita dikembaliin ke tempat awal, ya elah ternyata banyak wahana yang kita belum datengin. Sehari kayanya ngga cukup deh. Yang sempat kami datangi cuma studi 5D, trus ada kuliah umum soal luar angkasa (lengkap sama profesor aslinya) trus ke taman roket. Roketnya dipajang gitu aja di outdoor buat dipake foto2. Ih harus dikunjungin beneran ini mah kalau ke Florida. 

  1. Universal Studio

Yang didatengin pertama tentu saja bagian Harry Potter. Ini wahana menyesatkan emang, terakhir di Osaka sampe merem gara2 wahananya ternyata naik sapu terbang yang bisa kebalik2 😰 Yang ini pasti sama. Ada naga yang di waktu2 tertentu nyemburin apinya. Pas di dalam, disuruh masukin semua bawaan ke loker. Tuh kan, pasti dibalik2 lagi 😱 Yang ini ceritanya lagi di Gringotts, dan kita naik kereta tambang. Ya naik turun juga mesti ngga dibalik2. Setiap wahana punya toko souvenir sendiri dan semua unik2. Sempat juga kita foto sama Spongebob dan Squidward.

img_9195
Niagara

Kita juga sempat mengunjungi Niagara. Nyampe di Buffalo Airport, ada halte khusus Uber. Kita dibawa kaya ke pinggir kota gitu loh. Sepanjang perjalanan sepi banget ngga ada rumah. Pas di hotel kita mulai kelihatan ini kota kecil khusus turis. Abis naruh barang kita jalan nyari Niagaranya ada dimana. Setelah beberapa kali tanya, mulai keliatan kerumunan orang yang antri mau ke suatu titik. Kita ngga tau wujudnya kaya apa, kalau liat di Lucky Luke kaya kita di tebing sih sambil liat air terjun. Eh ternyata tempat yang dituju itu lift yang muatnya terbatas. Pantes antrian lambat banget. Sampe di bawah trus antri lagi buat dapat jas hujan warna biru. Berikutnya antri lagi buat masuk ke kapal.

Oh ternyata dengan kapal itu kita dilewati bawah Niagara, kecipratan air juga jadi mesti pake jas hujan. Di seberang kita juga ada operator kapal dari Canada. Baru ngeh Niagara ini letaknya di perbatasan Amerika Serikat dan Canada. Pulang dari sana kita naik lagi dan keluarnya lewat toko souvenir. Pas jalan pulang keliatan pemandangan yang indah, dan bisa liat air terjunnya juga lengkap sama sungai yang mengalir deras. Anak2 kesana keesokan paginya dan berhasil foto sama pelangi di tepi Niagara.

 

IndriHapsari

2 comments

  1. Wah ini komprehensif banget listnya 🙂 di tengah pandemi yang bikin gak bisa ke mana2 ini, jadi terhibur juga baca travel post orang2 yang seru2. Senang bisa nemu blognya Mbak. Salam kenal dari follower baru!

Leave a Reply to adnabilah Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s