Category Archive: Dear Diary

Tanggapan Komentar di Artikel ‘Dia Naksir Ngga Sih?’

Curhat lagi. Galau lagi. Ga bisa move on lagi. Tanpa sadar saya sudah menjawab komen ke 88 yang nyasar di artikel Dia Naksir Ngga Sih? Artikel yang saya tulis untuk lucu-lucuan, tapi mendulang… Continue reading

Kumpulan Kisah IBU

Mau ngasih judul kumcer alias kumpulan cerpen kok masih ngga tega ya, karena total dari 380an halaman ada 47 kisah. Berarti sekitar 8 halaman kertas ukuran A5 dengan huruf 11 pt dan spasi… Continue reading

Sayembara Cerpen Femina 2015, Sebuah Cerita…

Dapat tag pengumuman sayembara cerpen dan cerbung Femina dari teman-teman FB, saya pikir coba aja deh, secara Femina sudah saya baca karena Mama dulu langganan. Ini media famous, dan di lingkungan penulis cerpen,… Continue reading

Antara Penerbit Mayor, Indie dan Self Publishing

Ngga sedikit yang tanya, bagaimana cara menerbitkan buku sejak ‘menetasnya’ buku-buku saya. Sebenarnya kegalauan saya dulu yang lebih mendasar adalah: cara penerbitan apa yang akan saya gunakan. Kalau dalam pemahaman saya, ada tiga… Continue reading

My Publishing Journey

Akhirnya satu demi satu lahir juga nih buku-buku 🙂 Dimulai dengan The Deep Web yang novel thriller, lalu dilanjut dengan Girls Talk yang diterbitkan oleh Bhuana Ilmu Populer dan syukurlah bisa mejeng di… Continue reading

Terima Kasih Atas Dukungannya Ya Teman-teman

Waktu saya mengumumkan bikin novel thriller pertama, yang gembira bukan saya saja, tapi teman-teman saya. Lewat medsos teman-teman maya saya me-like, memberi selamat dan doa di komen, sebagian menghubungi via japri untuk memesan… Continue reading

My First Thriller Novel, Now On Sale

Ehem…akhirnya setelah menguatkan diri, saya memberanikan diri untuk menerbitkan novel The Deep Web, sendiri. Banyak alasan yang membuat saya memilih jalur self-publishing, nanti deh dibikinin artikel khusus, bersamaan dengan cara-cara menerbitkan buku sendiri… Continue reading

Mampukah Kau Melakukannya?

Dear Fahri, Jika cukup waktumu Untuk membicarakan hal yang belum tentu Mungkin kau bisa luangkan waktu Menjenguk mereka Yang pernah merasakan kelamnya hidup . Kumpulan anak-anak yang dititipkan Entah oleh cinta atau keegoisan… Continue reading

Suatu Hari Di Melbourne

Kami memasuki tram dengan tergesa. Suamiku yang semula ragu, mengikuti di belakang, menyusul aku dan anak-anak. ‘Bayarnya gimana?’ tanyanya sambil berbisik, setelah kami mendapatkan bangku kosong. Ia khawatir pembicaraannya didengar penumpang yang telah… Continue reading

Ayo Bermain Layang-layang!

Seorang teman di Singapura bercerita kini Pemerintah Singapura sedang mendorong anak-anak sekolah untuk memainkan layang-layang. Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya anak-anak berkacamata (myopia atau rabun jauh) karena kebiasaan membaca, memainkan gadget, sering di… Continue reading

  • Blog Stats

    • 1,559,675 hits
  • Advertisements