Kumpulan Kisah IBU

Mau ngasih judul kumcer alias kumpulan cerpen kok masih ngga tega ya, karena total dari 380an halaman ada 47 kisah. Berarti sekitar 8 halaman kertas ukuran A5 dengan huruf 11 pt dan spasi 1,5 (maklum merangkap editor, jadi apal :D) Jadi ngga cukup panjang untuk jadi cerpen, jadi flash fiction juga ngga bisa. Jadi ya sudah…kasih judul kumpulan kisah aja.

Isinya sejumlah kisah yang pernah tayang di blog ini, yang punya tema yang sama, yaitu Ibu. Ibunya ngga melulu yang jadi tokoh utama, kadang jadi peran pembantu, kadang malah figuran. Yang penting ada peran Ibu disana. Ehm..Ibu sendiri menurut saya ngga melulu harus punya anak ya, karena begitu kita jadi istri seseorang, panggilannya sudah berubah jadi Bu …. *isi dengan nama suami* 🙂

Kisah Ibu-nya juga ngga selalu manis. Saya mengibaratkan buku ini sebagai sekotak permen coklat, yang saaat dibuka dan dimakan, rasanya beda-beda. Ada yang sangat kuat berupa letupan, ada yang menyusup perlahan, ada yang datar saja rasanya. Ada yang pahit, manis, super manis, menyengat seperti rhum, atau legit banyak krimnya.

Alasan saya membukukan kisah-kisah ini, supaya karya saya punya hak cipta yang biasanya diabaikan oleh dunia maya, terkumpulkan, lebih enak dibacanya dalam bentuk buku, dan untunglah hasil akhirnya bagus. Mungkin karena tebal ya jadi jenis kertasnya diganti, covernya di-finishing glossy, ah suka banget ngeliat dan megangnya karena keren dan enteng meskipun banyak jumlah halamannya. Bukan karena saya yang nulis, ngedit dan rancang covernya jadi dipuji setinggi langit, you know that I’d never said any word about my book (physical) before. Dan saya juga kolektor beragam buku, jadi tahu lah mana buku yang tampilannya keren sama biasa. Dan untuk yang iniiii…two thumbs up buat percetakannya 🙂

Ibu

Kumpulan Kisah Ibu – Indri Hapsari

Jika berminat, bisa tulis disini, kirim email ke ihapsari(at)outlook.com, atau Twitter @indyfindme. Karena dicetak terbatas, harga ini buat ganti ongkos cetak, sedangkan untungnya…doakan ya biar bisa diserahkan pada yang lebih membutuhkan. Semoga karya-karya ini bisa menjadi berkat bagi orang lain 🙂

***

IndriHapsari