Persiapan Ke Jepang

Karena ini bukan yang pertama saya ke Jepang, dan kesananya juga uda kapan tau tapi belum mood nulisnya 😅, silakan lihat di artikel terdahulu ya yang lebih lengkap.

Jadinya artikel berikut isinya yang belum pernah saya bahas, seingatnya ya. Maapkan kalau ternyata ngulang 😃🙏

Penerbangan pilih yang origin negara tujuan aja

Untuk persiapan ke Jepang, yang perlu dipastikan ntar landing dan take off dari kota dan bandara yang mana. Karena tips dapat penerbangan murah itu selain waktu pembelian, juga kalau PP ke bandara yang sama dengan airline yang sama. Kenapa saya ngga sebut waktu keberangkatan? Karena sebagai budak korporat, libur panjangnya ya cuma Lebaran dan Natal, dimana orang seIndonesia juga kayanya punya rencana yang sama 😃 Jadi berangkatnya kita pasti di peak season, bye bye lowest fare 🥲

Pilih dulu destinasimu 🙂

Kota yang akan kita singgahi selain Tokyo adalah Hokkaido. Apa ya, pengen tau kota lain di pulau yang berbeda, trus nyari yang dingin-dingin dan seafood yang segar. Ditandai dah tuh di map mana aja tempat yang perlu dikunjungi, termasuk luar kota asal masih bisa diakses dari kota tempat kita nginep. Dibelain pake shinkansen supaya bisa pulang hari.

Mengandalkan teknologi untuk paham ini teh artinya naon 😀

Untuk hotel, saya masih mengandalkan Agoda sih. Selain diskonnya yang gede, reliable loh aplikasi ini ngga cuma main robot. CSnya aja human, baik lewat telpon maupun chat. Uda pengalaman masalah-masalah saya diselesaikan dengan baik, ya di Osaka tempo hari maupun di Semarang kemarin. Hotelnya minim bintang 3 demi kenyamanan bersama. Biasanya uda ada liftnya, perawatan dan kebersihan standar, berAC. Kalau soal space emang sempit kalau yang di kota, mau gedea mesti agak minggir kaya dekat-dekat Disneyland gitu. Karena kita banyak pakai kereta, jadi lokasi hotel milih yang dekat stasiun biar ngga cape jalan. Yakali abis jalan belasan kilo trus masih ditambah jalan kaki ke hotel 😬

Sudah ketemu tempat wisata dan hotelnya, baru bagi areanya jadi 4 arah mata angin. Dari situ baru bisa dicluster dan dijadwal, hari ini kita kemana aja sesuai kelompok itu. Jadi searah gitu loh jalan-jalannya, bukan zigzag 😂. Trus baru cari rutenya, naik transportasi apa, yang jalan kakinya paling pendek (selalu ya, masalahnya adalah mager 🥲). Tempat yang akan dikunjungi perlu dicek hari dan jam bukanya biar ngga kecele. Perlu booking apa ngga, trus prosedurnya kaya apa. Yang ngga dapat studio Ghibli tuh, susah banget. Sampe di Tokyo juga uda didatengin semua sevel atau famima yang kita kunjungin, ngga ada yang berhasil.

indrihapsariw.com

Kalau udah disusun jadwal, saya atur dalam buku kecil model gini. Kok ngga file aja? Oh itu juga 😃 Susunan di Gsheet itu saya simpan di Gdrive, download jadi PDF dan share di grup keluarga, dicetak dan dijilid juga 😃 Selain jadwal kita, juga ada sedikit narasi untuk jelasin itu tempat apa, trus huruf Jepangnya juga disertakan. Jaga-jaga kalau perlu nunjukin tulisannya ke warlok.


Kenapa kok bolak balik ke Jepang? Banyak sih. Makanannya cocok, temperatur nyaman, tempat bersih, semua punya standar, orangnya baik, aman, transportasi bisa diandalkan, punya alternatif yang menyesuaikan kantong.

Baru nyampe Tokyo, uda drama dengan keilangan tas beserta isinya T_T Dilacak HPnya, tasnya lagi bergerak dong! Langsung datengin lokasi, singkat cerita, ternyata diserahkan orang Jepang yang baik hati ke petugas stasiun. Duh, semoga harimu Sabtu terus ya :,)

Bahkan visanya 300an ribu doang dan bisa diurus sendiri dengan waktu yang bisa dipastikan. Di dalam memang ngantri tapi efektif kok.

Urus sendiri aja ngga sih kalau gampang gini

Colokan di Jepang yang kaki dua pipih ya. Trus karena kita mau ke lebih utara lagi, siap jaket yang tebal dan anti air, jaga-jaga kalau hujan. Berarti mesti punya tudung juga. Kepake banget di Hokkaido, yang lupa itu sarung tangan. Ternyata perlu juga bawa untuk suhu di bawah 10 C.

indrihapsariw.com

Untuk bawaan karena kita tuh bakal pindah-pindah kota, perlu bawa koper ukuran kabin supaya gampang bawanya. Koper gede bawa juga karena pasti ngga cukup nih kalau pulang 😃 Yang koper gede bisa dititip di hotel kalau kita balik ke kota itu lagi. Untuk yang masuk bagasi biasa kita wrap supaya aman. Bagasinya bisa diambil selepas pemeriksaan imigrasi ya.

indrihapsariw.com


Apalagi ya, udah sih kayanya itu aja yang beda. Lainnya ya kita kelilingan, ngga ditulis karena cape 🙈 Lagian biar ada surprise-surprisenya gitu 😂 Yang pasti masih ada aja yang belum berhasil ditengok. Semoga yang kepingin nanti bisa dapat kesempatan kesana ya 😃

indrihapsariw.com

Komen? Silakan^^