Monsters University : What Should I Say?

20130622-193107.jpg

Monsters University dibuat oleh Pixar sebagai prequel dari Monster, Inc. Ceritanya mundur 10 tahun yang lalu, saat Mike Wazowski – si bola hijau (Billy Crystal) menempuh pendidikannya di universitas. Di sanalah ia bertemu dengan James P. “Sulley” Sullivan – si monster biru (John Goodman). Keduanya sempat bersaing, namun akhirnya bahu membahu mendukung kelompok loser.

Secara teknis, film ini memang menampilkan teknik animasi yang baik, but nothing’s new. Yah, ngegambarnya lebih banyak pasti, karena menampilkan mahasiswa-mahasiswa satu universitas. Secara cerita, mmm..kok jadi kaya’ nonton Glee ya? Average, yang baik pasti menang memang, somehow, just…suprise me! Nah, di film ini saya ngga merasa adanya suprise dari segi cerita. Ya ya ya..akhirnya pasti gini, pasti gitu.

Lalu, apakah film ini tetap layak tonton? Of course, if you have a kid. Tapi buat yang nemenin, agak boring ya. Ngga lucu-lucu banget, ngga inspiring banget-banget, dan..aduh mungkin saya harus gunakan kata ini lagi, average.

Tapi tetap ada beberapa point yang jadi catatan saya. Film ini, didahului dengan film pendek Blue Umbrella, yang..menurut saya kok jadi agak ganggu ya. Sampe saya ngecek ke suami, ‘Kamu beli tiketnya bener ngga sih?’ For me, it’s not a good idea to combine them, mana jadinya biasa aja lagi. Ngga tahu kenapa Disney atau Pixar melakukan ini, mau promo film lainnya?

Suasana kampus digambarkan dengan begitu indahnya. Pokoknya saya jadi merasa, dulu kok saya ngga gitu-gitu amat ya. Ternyata waktu melihat Mike, ada juga ya orang yang ngebeeet banget pengen kuliah, dan senang banget waktu keterima. Ah, I miss that time…

Trus ada dekan Hardscrabble (Helen Mirren) yang mengingatkan saya dengan Profesor McGonnagalnya Harry Potter. Gayanya, suara dinginnya, pantes banget jadi dekan di Monster University. She’s the star! Trus ada juga adegan kena bulu babi yang lucu.

Lainnya seperti menggampangkan persoalan ya. Faktor luck, usahanya pasti berhasil, membuat saya jadi berpikir, ‘Loh, gitu aja?’ Ada juga adegan kurang pantas buat anak kecil. Ceritanya ada single mother yang jadian sama teman anaknya, pake cium-ciuman segala. Untung anak saya belum ngerti, untuk nanya, ‘Berarti itu sama brondong ya?’ šŸ˜€

Moral of the story, persahabatan itu penting, tidak membedakan itu penting, kerjasama itu penting, percaya diri itu penting, loh kok pentingnya diulang-ulang? Habis, pesannya juga diulang-ulang sih.

20130622-193249.jpg
***
indrihapsari

4 comments

  1. 907006 248211Wow, incredible weblog structure! How long have you been running a blog for? you created running a blog look simple. The entire look of your website is magnificent, neatly as the content material! 115773

    • Thank you, you make me fluttering šŸ˜› I’ve run this blog since November 2012. I tried some themes after blog walking, and choose the best one. This is my 3rd themes and many modification in layout.

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s