Jika saya menyebutkan kata ini: Victoria’s Secret, apa yang muncul di benak Anda?
Kalau saya nih, top of mindnya adalah : lingerie, beha, celana dalam, pakaian dalam.
Lalu, kalau Victoria’s Secret Fashion Show?
Ya, pameran pakaian dalam.
Top of mindnya menjadi : Seksi. Porno. Tabu.
Ah, ya..awalnya saya anggap juga begitu. Sehingga waktu acara tersebut tayang untuk pertama kali di awal Desember 2012, baru melihat judulnya saja sudah membuat saya mengganti ke channel yang lain. Namun hari ini, tidak sengaja saya berlama-lama menyaksikan tayangan ulangnya. Awalnya karena ada Bruno Mars, dengan musik kerennya yang menyita perhatian saya, kemudian muncullah model-model cantik pakaian dalam tersebut.
Nah, buat Anda yang berhalangan atau menghalangi diri Anda untuk menonton, saya ceritakan saja ya. Musik, model, dan atmosphere pada acara fashion tersebut benar-benar menjadi satu bekerja untuk satu tujuan: merayakan keindahan. Saya bayangkan kalau saya berada di sana, pasti terbawa deh dengan euforia kemeriahan dan kemegahannya. Selain Bruno Mars, ada Justin Bieber dan Rihanna yang memeriahkan suasana.
‘Bagaimana dengan euforia kebejatan?’
Masih lebih terasa kalau saya menyaksikan acara humor di televisi, judulnya sih untuk keluarga, tapi dandanan pemainnya seksi luar biasa. Belum body languangenya yang menggoda. Belum pelecehan yang dilakukan oleh lawan mainnya. Atau kisah FTV yang mengajarkan remaja untuk menghindari seks bebas, tapi memberikan porsi lebih kepada adegan seksnya, alih-alih akibat yang ditimbulkannya. Di-skip aja sebenarnya bisa untuk adegan basic instinc yang vulgar itu, tanpa ditayangkanpun sudah tahu.
Karena inti artikel ini bukan pada membandingkan, saya cerita saja ya, di VSFS ini para model yang hampir telanjang itu kok ngga terasa vulgar ya. Iya, mereka menggunakan celana dan beha saja, tubuhnya seksi sempurna, kemudian mereka juga menggunakan aksesoris, hiasan-hiasan sesuai tema dan berjalan di stage layakmya model profesional. Tapi sikap dan keseriusan mereka menjalani profesi tidak membuatnya nampak mure alias murahan.
‘Tapi kan tetap telenji?’
Ngga full sih *grin*. Iyaaa, karena itu acara ini di Amerika Serikatpun mendapat sorotan dari Parents Television Council, yang membuahkan aturan : acara hanya boleh disaksikan oleh pemirsa dengan usia di atas 14 tahun ke atas.
‘Wah, susah ngawasin anaknya nonton atau tidak.’
Lho, kalau sampai anak-anak di bawah umur melihatnya, orang tuanya pada kemana? Kok ngga ikut ngawasin anaknya atas apa yang mereka tonton? Sebagai orang dewasa, jika memang acara tersebut akan mempengaruhi syahwat kita, matiin aja TVnya, habis perkara. Daripada repot ngebom kedutaan Amerika karena menayangkan pameran pakaian dalam itu, kenapa ngga kitanya aja yang mengendalikan diri? Ah ya, saya berhak iri karena pasti saya akan tampak konyol saat berdampingan dengan para model tersebut, tapi kenapa hal tersebut harus merisaukan saya?

Adriana Lima, satu dari 5 VS Angels
Jadi ingat dengan artikel saya tentang Miss Universe, dengan pertanyaan usil: kalau suami saya tergoda sama para model itu gimana? Jawaban saya, satu, emang suami saya mau? *emak yang pede*. Dua, emang si Adriana Lima-nya mau? Tiga, kalau sama-sama mau, memang gampang jalan sama model? Hihihi…nyante aja lagi…
Nah, sebelum melebar kemana-mana, mari kita nikmati saja lirik Young Wild Girls dari Bruno Mars yang bikin saya kesengsem tadi.
All you young wild girls
You make a mess of me
Yeah, you young wild girls
You’ll be the death of me, the death of me
All you young wild girls
No matter what you do
Yeah, you young wild girls
I’ll always come back to you, come back to you
References:
http://en.wikipedia.org/wiki/Victoria’s_Secret_Fashion_Show
http://edition.cnn.com/2012/12/05/showbiz/tv/victorias-secret-fashion-show-best-moments/index.html
http://www.cbs.com/shows/victorias_secret/photos/197358/2012-runway-highlights-/16147
Pictures:
Hawtcelebs.com
Nydailynews.com

