ABCnya Perkawinan

 

Mungkin saja tips berdasarkan huruf A hingga Z disini terkesan ‘maksa’, tapi boleh juga sebagai panduan langgengnya perkawinan. Saya yakin Bapak Ibu pembaca sudah lebih ahli. Tapi semoga ada sesuatu yang baru yang dapat dilakukan untuk menambah keharmonisan dengan pasangan.

Absolutely adore each other (mengagumi)

Coba dilihat dalam kesehariannya, hal-hal kecil yang membuat kita kagum padanya. Misal sambel bikinannya yang paling enak, atau dia dengan patuh mau menaruh sepatunya di rak daripada membiarkannya tergeletak di luar. Hal-hal besar seharusnya lebih mudah lagi untuk mengaguminya. Misal dia berprestasi di kantor, dia dapat melatih ibu-ibu lain membuat kerajinan tangan, dan sebagainya.

Be best friends (teman baik)

Teman baik ikut bergembira di saat suka, menemani dan mendampingi di saat duka. Selalu menjadi yang dituju untuk mendengarkan cerita dan pendapat kita.

Compromise (berkompromi)

Suami dan istri adalah dua orang yang memiliki kepribadian berbeda, dibesarkan dan dididik dengan cara yang berbeda. Sehingga perbedaan pasti ada. Kompromi diperlukan disini agar tidak terjadi, atau mengurangi gesekan. Misal si dia senang nonton bola padahal kita tidak, ya biarkanlah dia menikmati tontonannya, meskipun kita juga ingin menonton acara favorit di televisi.

Discover new things together (temukan hal baru bersama)

Alasannya, agar sama-sama excited. Traveling merupakan hal yang bisa dilakukan, karena selalu saja ada hal baru yang ditemui bersama dan bikin penasaran!

Encourage each other (saling mendukung)

Langkah apapun yang diambil pasangan, hendaknya selain sudah didiskusikan juga mendapat dukungan dari pasangan. Jika tidak setuju katakan sejak awal. Kalau masih ngotot juga dijelaskan saja resiko yang harus dihadapi.

Forgive and Forget (maafkan dan lupakan)

Tidak dipungkiri namanya manusia pasti ada saja kesalahannya. Daripada sibuk memikirkan dan mengungkitnya di masa depan, bagaimana kalau dimaafkan dan dilupakan saja? Tentu saja pihak yang bersalah harus berbesar hati meminta maaf dengan tulus, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Gaze into each other’s eyes (saling menatap)

Kegiatan saling menatap ini memang agak susah dilakukan setelah punya anak dan ada Blackberry (ha!). Tapi masih bisa dilakukan. Misal saat makan di restoran cari kursi yang berhadapan dengannya. Saat di rumah usahakan kalau mau ngobrol jangan saling menyamping. Tapi sebenarnya yang paling top adalah saat tak sengaja bertatapan..efeknya..wow!

Hold hands and hug a lot (genggam tangan dan peluk)

Kegiatan yang padat mungkin agak menyulitkan untuk menggenggam tangan dan memeluknya. Paling tidak bisa dilakukan saat akan tidur, atau saat berboncengan dengannya, atau saat dia menyetir mobilnya dengan pelan. Atau waktu jalan-jalan di mall berdua, karena kalau ada anak, pasti sibuk menggenggam tangan anak. Saya pernah lihat sepasang lansia saling menggenggam tangan saat berjalan-jalan. Romantis!

Inspire and intrigue each other (saling menginspirasi dan mempesona)

Meski sudah berhasil didapatkan sebagai pasangan resmi, jangan lupakan kiat-kiat kita dulu waktu berusaha mempesonanya. Selalu harum, rapi, berkata lembut dan lainnya. Hendaknya pesona dirinya menjadi inspirasi bagi kita, menjadi bahan tulisan misalnya 🙂

Joke and laugh and have fun (bercanda, tertawa, dan bersuka ria)

Dapat dilakukan dengan anak-anak. Misal saat traveling, menonton film atau acara televisi yang lucu, atau sekedar mendengar celoteh anak. Tertawa juga akan mengurangi tingkat stress dan mebuat kita lebih santai.

Kiss, kiss, kiss (cium, cium, cium)

Bukannya ciuman membabi buta di depan umum macam film-film Hollywood itu lo ya. Misalnya cium kening istri saat berangkat kerja, cium tangan suami saat pamit atau baru datang, dan cium-cium lainnya (yakin Anda lebih pintar :D)

Love with all your hearts (cintai dengan segenap hatimu)

Jangan sampai ada celah bagi yang lain. Pasangan merupakan satu-satunya yang ada di hati, lainnya ke laut aja 🙂

Marvel at each other’s talents (takjub dengan talenta masing-masing)

Tiap orang dianugrahi hal yang berbeda. Coba dinikmati perbedaan itu, karena perbedaan akan saling melengkapi. Misal si dia suaranya bagus saat bernyanyi di karaoke, sementara Anda cepat sekali kalau disuruh menghitung total tagihan yang harus dibayar. Utarakan pujian Anda padanya, kalau perlu pamerkan pada teman-teman dan keluarga.

Nurture each other’s souls (membesarkan jiwa)

Maksudnya, beri semangat saat dia sedang down. Dengarkan keluhannya, beri tanggapan yang positif, menyejukkan, sekaligus beri nasehat padanya. Dukung dia dalam langkah-langkah yang akan diambilnya.

Overcome problems together (pecahkan masalah bersama)

Jangan berpikir ‘ini urusannya!’. Meskipun Anda tahu dia yang akan menyelesaikannya, tetap tunjukkan atensi Anda saat dia mengutarakan masalahnya. Tawarkan bantuan yang Anda bisa berikan, dan biarkan dia tahu bahwa Anda mendukungnya.

Play games (bermain bersama)

Gunakan papan permainan, PSP, atau permainan di tablet untuk dimainkan berdua atau bersama anak-anak. Seru kok! Atau bila berkesempatan ke area yang luas, bawa bola untuk dimainkan bersama – yang ini harus dengan anak-anak, kalau tidak jadi lucu 🙂

Quiet each other’s fears (meredakan ketakutan)

Kekhawatiran akan sesuatu membuat pasangan kita gelisah. Bukannya ikut panik dan menambah rasa takutnya, Cobalah menjadi pendengar yang baik, memeluknya agar dia tahu kita ada di sana mendampinginya, dan alihkan pada hal-hal lain yang menyenangkan untuk menghibur hatinya.

Remember the little things (ingat hal-hal kecil)

Sambil bercanda bicarakan dengan dia hal-hal kecil yang mempermanis hubungan Anda. Misal dulu jaman pacaran si dia bela-belain mengejar angkot yang Anda tumpangi. Atau tunjukkan surat warna-warni yang dikirimkan si dia pada Anda. Mengenang saat-saat itu membuat Anda berpikir ‘ternyata dia segitunya sama saya!’

Say “I love you” every day (bilang ‘aku cinta kamu’ setiap hari)

Mungkin agak kaku ya jika dikatakan setiap hari. Anda bisa mengatakannya lewat BBM, YM, email, sms, menyapanya lewat Facebook, twitter, atau lainnya, asal jangan pakai otomatisasi saja. Kesannya kok jadi rutinitas.

Take time for tenderness (luangkan waktu untuk kelembutan)

Cobalah layani dia dengan kelembutan. Misal memijat punggungnya sepulang dia kerja, mengusap tangannya saat menonton bioskop, atau mengacak-acak rambutnya dengan mesra.

Understand and care deeply (sangat memahami dan menjaganya)

Soulmate atau jodoh diartikan sebagai ‘cocok, seimbang’. Jadi berusahalah memahami sifat dan sikapnya, mengimbanginya, serta menjaganya dari hal-hal buruk. Misal di pinggir jalan suami mengambil posisi di sebelah luar untuk melindungi istri dari serempetan mobil. Istri berusaha memasak makanan sehat agar tensi suami tidak kumat.

Value everything you share (membagi hal yang bernilai)

Ceritakan kegiatan dan perasaan Anda seharian ini saat ada kesempatan bicara dengan pasangan. Sebaliknya, dengarkan sharing yang diungkapkan pasangan. Ambil hikmah bersama dalam setiap kejadian, untuk menjadi bekal bagi langkah Anda berdua selanjutnya.

Wish on stars together (berharap)

Ungkapkan harapan masing-masing, dan capailah kesepakatan apa yang ingin dicapai bersama. Dan daripada menunggu bintang jatuh, kenapa tidak berdoa bersama saja kepada Tuhan yang selalu siap mendengarkan?

X-press your true feelings (ekspresikan perasaan yang sebenarnya)

Meskipun telah hidup bersama sebagai suami istri, bukan berarti hubungan kita menjadi kebatinan atau bisa telepati. Tetap harus ada pengungkapan untuk menunjukkan kita suka atau tidak suka terhadap suatu kejadian. Untuk reaksi negatif tunjukkan dengan cara yang halus. Misal jika cemburu, jangan ngamuk-ngamuk, tapi katakan dengan jelas dan tegas bahwa Anda tidak suka hal tersebut.

Yearn for each other’s touch (menginginkan sentuhan pasangan)

Lebih baik menginginkan sentuhan pasangan sendiri daripada sentuhan orang lain atau bintang film ternama. Sentuhan dapat membangkitkan gairah, memberikan rasa tenang dan kehangatan bagi pasangan. Maka lakukanlah sesering mungkin.

Z-zzzzz in each other’s arms (tidur di lengan pasangan)

Kalau kita dapat tertidur di dalam pelukannya, artinya kita merasa damai berada dekat padanya dan melupakan segala kesibukan dan kesulitan dunia untuk sejenak bermimpi indah. Tapi kalau melakukan ini biasanya malah jadinya tidak tidur…hehehe…
Sumber: http://scrappin.tripod.com/marriage.html

***

 

Advertisements