How To Train Your Dragon 2 : Ada Adegan Ciumannya

220px-How_to_Train_Your_Dragon_2_poster

film.com

Seperti biasa, review film saya hanya berisi pendapat dan bukan jalannya cerita. Saya sih beranggapan, soal jalan cerita pembaca bisa melihat dari Wikipedia yang jauh lebih lengkap, dengan pemain dan judul lagu-lagunya. Saya juga melakukannya saat menulis review film, untuk memperlengkap opini saya. Kadang suka ngintip juga kritikannya, ngecek saja apakah sama dengan pendapat saya.

Namun kali ini tidak. Semua sudah serba jelas, sudah bisa dipahami semua maksudnya, dan ternyata saya ngga begitu peduli ia mau dikritik apa. Ckckck….

How To Train Your Dragon (HTTYD) yang pertama menorehkan kesan bahwa ada seorang pemuda yang dengan ketulusan hatinya berhasil menundukkan naga yang liar. Untuk nama pemuda dan naganya saja saya mesti tanya lagi ke anak saya, yang katanya namanya adalah Hiccup dan Toothless. Ugh OK, berarti HTTYD 2 juga berhubungan dengan dua tokoh ini lagi.

Jika bisa saya katakan yang kedua ini lebih massive sifatnya, maksudnya musuhnya tambah banyak, pendukungnya juga makin banyak Jadi riuh rendah, dan berusaha diimbangi dengan hubungan antar personal yang lama, bahagia, sekaligus…membosankan.

Selalu ada yang baru memang. Disini muncul ibunya Hiccup yang ternyata adalah pemimpin para naga yang baik. Lalu ada Drago yang rambutnya gimbal, ini punya naga paling besar yang punya kemampuan menghipnotis naga lainnya. Jika Hiccup menundukkan naga dengan kasih, kalau Drago mengandalkan Alpha, naga paling gedenya untuk menghancurkan yang lain.

Seperti biasa, kebenaran pasti menang, meski untuk itu harus ada korban. Baru saja ayahnya Hiccup bertemu ibunya, ia kemudian meninggal karena Toothless yang kehilangan pikirnya. Lalu muncul Eret yang ditaksir salah satu teman Hiccup, menurut saya ini gesture paling natural, sekaligus dewasa bila dibandingkan dengan penonton-penontonnya yang masih belia. Beberapa kali adegan ciuman terjadi, yang jelas banget, dan harus memaksa saya menyuruh anak-anak mengalihkan pandangan.

Jadi, itu saja kesannya. Dan semoga lain kali saya ngga usah nanya lagi, siapa nama tokoh-tokoh di HTTYD kalau ada lagi sekuelnya.

***

IndriHapsari

Advertisements