Blog Keroyokan Rentan Gangguan

20130907-021053.jpg

Perumahan yang paling banyak dicari saat ini adalah yang one-gate system. Alasannya, lebih aman! Karena portal yang dibuka cuma satu, orang yang keluar masuk gampang dicegat, ditanyai dan dipantau kegiatannya selama berada di dalam. Kalau pintunya ada banyak, begitu ada yang melakukan kejahatan, dia gampang kabur ke arah manapun, tanpa sempet yang jaga ngejar. Karena sumber daya kurang, sedang yang namanya maling bisa komplotan, dan pastilah sudah mengintai ni sistem keamanan lemahnya dimana.

Demikian juga dengan situs keroyokan. Dalam artian kontributor artikel, foto, musik, video bisa siapapun. Itu berarti ada banyak pintu yang terbuka, dan admin sebagai penjaga keamanannya, bisa sangat-sangat kewalahan ketika ada hacker, or let’s say intruder, menjebol sistemnya.

Pengalaman saya selama berada di Kompasiana.com yang memiliki tagline Jurnalisme Warga ini memang sempat beberapa kali mengalami gangguan. Entah karena terlalu banyak yang mengakses (sebenarnya lebih ke server yang tak kuat menampung ratusan ribu artikel dan pengguna), ada bug di sistemnya, atau nyata-nyata memang ada yang niat ganggu. Puncaknya adalah ketika dashboard (sebutan untuk dapurnya pemilik akun) disusupi akun lain, untuk menunjukkan ke admin Kompasiana begitu lemah sistem mereka. Namun semua itu akhirnya bisa diatasi, dan Kompasiana tetap aman sentosa.

Kejadian dengan akhir yang berbeda terjadi di Kemudian.com. Situs yang mengumpulkan karya fiksi dari Kemudianers akhir-akhir ini diserang komen spam. Berbahasa Jepang, bisa posting komen sampai belasan kali di suatu karya, dan diposting oleh akun yang berbeda. Akhirnya mungkin karena berat juga ya, atau admin yang kabarnya cuma sendirian itu harus ‘mematikan’ situsnya, entah untuk sementara atau selamanya.

Berbeda dengan blog keroyokan, blog tunggal sepertinya lebih aman. Di Blogspot kita bisa menambahkan fitur anti copas (yang sebenarnya masih bisa dicopas :P), sedang di WordPress ada fitur password. WordPress sendiri juga melindungi usernya dengan bekerjasama dengan Akismet, sehingga semua komentar yang disinyalir adalah spam, akan masuk ke spam dan ngga terbaca oleh kita, kecuali emang niat nyari di dashboardnya. Komen spam itu bisa kita kembalikan ke artikelnya, atau hilangkan. Nah, komen jepang-jepangan tadi ternyata tertangkap oleh Akismet tersebut.

Maka lebih baik bagi pengelola blog keroyokan, untuk melengkapi situsnya dengan sistem pengaman. Tujuannya bukan menjaring anggota sebanyak-banyaknya, tapi bagaimana memuaskan mereka. Rejeki ngga kemana kok! 🙂

***
IndriHapsari
Gambar : amillionblogs.com

Advertisements