5R atau 5S di Kantor

 

 

 

Saat ini di perusahaan-perusahaan lazim diterapkan konsep penataan kantor, atau yang biasa disebut 5S (Jepang) atau 5R (Indonesia). Isinya apa sih? Copas dari Wikipedia Indonesia, 5 kata ini adalah :

  1. 整理 (seiri), Ringkas, merupakan kegiatan menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan sehingga segala barang yang ada di lokasi kerja hanya barang yang benar-benar dibutuhkan dalam aktivitas kerja.
  2. 整頓 (seiton), Rapi, segala sesuatu harus diletakkan sesuai posisi yang ditetapkan sehingga siap digunakan pada saat diperlukan.
  3. 清楚 (seiso), Resik, merupakan kegiatan membersihkan peralatan dan daerah kerja sehingga segala peralatan kerja tetap terjaga dalam kondisi yang baik.
  4. 清潔 (seiketsu), Rawat, merupakan kegiatan menjaga kebersihan pribadi sekaligus mematuhi ketiga tahap sebelumnya.
  5. 躾け (shitsuke), Rajin, yaitu pemeliharaan kedisiplinan pribadi masing-masing pekerja dalam menjalankan seluruh tahap 5S.

Apakah tujuannya baik? Tentu saja baik. Selain ruangan jadi kelihatan bersih, gampang pula mencari barang. Tinggal berlama-lama di ruangan yang rapi dan bersih tentu lebih menyenangkan dan lebih betah daripada di ruangan yang kotor dan awut-awutan. Potensi peternakan tikus dan kecoak juga makin besar. Ngga mau dong dapat sakit demam berdarah justru saat di kantor, saking betahnya segala binatang itu bermukim. Dan kondisi ini tentu bukan pas pemeriksaan aja, tapi kalau bisa berlangsung selamanya. Sehingga kalau ada orang barupun, ia akan dengan mudah menemukan benda yang ia cari.

Tentu ada usaha yang perlu dilakukan. Yang pertama adalah mencari sistem apa yang sesuai, karena setiap kantor atau ruangan punya karakteristik sendiri-sendiri, terkait dengan aktivitas yang ada. Lalu menentukan siapa yang bertanggungjawab terhadap keadaan di ruangan, tentu harus ada pembagian dan koordinasi yang jelas. Jangan sampai orang itu-itu doang yang kelimpungan ngebersihin ruangan. Lalu menjaga dan merawat, ini yang biasanya paling susah. Biasaaa, kita kan jago di ide, semangat di awal, tapi letoy di pertengahan, (tambahin lagi : cuci tangan pas penghabisan :D).

Ada juga sih yang nolak. Karena biasa acak-acakan, jadi malah bingung kalau dibereskan. Atau karena bukan dia yang menata, pas masuk ke ruangan lama jadi bingung kemarin ditaruh dimana. Tambah parah lagi kalau naruh sendiri, trus lupa sendiri. Hehehe *sambil ngaca*

5RGambar : pinterest.com

Advertisements