Penemuan Paling Keren 2013

Kebiasaan saya jika di akhir tahun adalah nongkrong di web http://www.wired.com, nungguin web ini mengeluarkan daftar penemuan terkerennya, selama setahun terakhir. Maklum, meski sudah selektif dengan bacaan, kadang karena kepo jadi baca-baca juga yang lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Berasa ngga kemana-mana sih, tambah pinter mungkin iya, tapi pinter buat diri sendiri. Maunya kan bisa memberikan sumbangsih pada kehidupan, bukan omong doang.

Situs ini saya dapatkan pada akhir tahun 2012, dari seorang teman yang sedang menempuh pendidikan doktoral di Amerika Serikat. Saat pertama kali membaca, malu banget. Saya kok ngga tahu yaaa….karena itu sejak tahun lalu saya coba terjemahkan dan tuliskan, serta sudah ditayangkan agar teman-teman yang lain, yang mungkin belum tahu juga, jadi tahu. Bahwa ternyata masih banyak yang harus diurusin, selain polemik ngga penting yang membuat kita sulit untuk menyaingi negara-negara maju. Ngga perlu membesarkan hal-hal kecil, tapi berbuatlah kecil untuk efek yang besar.

Contohnya apa saja sih, penemuan keren itu?

*

Ada pernyataan bahwa Voyager 1, pesawat ruang angkasa bikinan NASA itu, akhirnya berhasil melakukan penjelahan antar bintang, dan mengirimkan datanya ke bumi. Voyager itu, tugasnya bikin dokumentasi berupa suara dan audio yang tertangkap oleh pesawat tersebut. Itupun, setelah 36 tahun. Jadi, kalau kepingin tahu gimana sih wujud permukaan matahari, atau ke ujung tata surya, masih perlu 30 ribu tahun lagi! Nah, semoga betah nungguinnya.

*

Lalu ternyata ada kemungkinan loh kita migrasi ke planet lain. Para ilmuwan sudah menemukan, ada sekitar 10 milyar planet mirip bumi! Nah, kalau bulan ngga cukup, boleh tuh mengkapling sebaran planet-planet tersebut. Dikatakan mirip, karena mereka berada pada jarak yang sama, seperti bumi ke matahari. Sehingga air ada, suhu nyaman, dan …uhuk…siapa tahu ada kehidupan. Semuanya masih di galaksi Bima Sakti *ngga jauh-jauh kok*

*

Pernah dengar tentang neutrino? Neutrino diduga sebagai partikel pembentuk semesta ini sudah ada sejak 15 milyar tahun yang lalu, dan sampai sekarangpun masih ada. Pengen tahu dong, darimana sih Neutrino ini berasal, dan bisakah ia dihasilkan? Nah, di Kutub Selatan, telah ditempatkan IceCube, teleskop berukuran 1 kilometer kubik yang bertujuan mencari Neutrino. Teleskop ini tapi tidak mengarah ke atas, namun kebawah, tepatnya ke inti bumi. Hasil penemuan terakhir, sejak IceCube digunakan pertama kali tahun 2010, Neutrino ini bukan partikel asli galaksi, tapi diimpor dari luar galaksi.

*

Stop ngomongin luar angkasa, bagaimana kalau kita ke bumi lagi? Apalagi kalau bukan soal pemanasan global. Kenaikan suhu permukaan bumi memang sempat melambat di akhir 1990-an, tetapi ternyata PHP doang (Pemberi Harapan Palsu). Setelah itu, langsung ia ‘mengejar ketertinggalannya’. Di lautan dalam, pemanasan bahkan berlangsung 15 kali lebih cepat daripada 10 ribu tahun sebelumnya. Meski, memang sih, di daerah khatulistiwa, khususnya di Pasifik, malah terjadi tren pendinginan yang mengimbangi tren pemanasan di tempat lain.

*

Selama beberapa tahun terakhir , kontroversi atas neonicotinoids – paling banyak digunakan kelas dunia pestisida – berfokus pada kerugian yang dialami oleh mahluk hidup. Hal ini dibuktikan dengan matinya lebah madu di seluruh Amerika Serikat dan Eropa . Namun tahun ini peneliti mengatakan bahwa neonicotinoids sebagian besar tidak berbahaya dengan vertebrata , termasuk manusia , dan menurunkan jumlah serangga dan crustacean yang ada di permukaan air di Belanda.

*

Eh, ada hewan baru loh, namanya Olinguito. Olinguito adalah spesies baru yang disebutkan keberadaannya sejak 35 tahun terakhir, karena tidak setiap tahun, bahkan decade terdapat pengumuman soal spesies baru. Para ilmuwan merasa penasaran terhadap mahluk berbulu merah ini karena ia tidak berkembang biak dengan jenis yang lain di hutan Andean, tempat tinggalnya . Ternyata, hal ini disebabkan karena anatomi dan DNAnya menyatakan bahwa olinguito adalah spesies yang berbeda .

*

Di bidang kesehatan, ada penemuan soal editing kode genetik. Jika tulisan bisa diedit, agar lebih bagus hasilnya, demikian juga dengan editing kode genetic. Ibarat salah eja, kita bisa buang kode genetic yang mengganggu. Misal untuk penyakit yang sulit disembuhkan, penyakit keturunan, kenapa tak mengubahnya sehingga bisa didapatkan keturunan yang lebih sehat dan berkualitas.

*

Ada lagi nih, terkait dengan segala gangguan pada otak, para peneliti di Stanford University menciptakan serangkaian perawatan kimia yang membuat jaringan otak hampir sepenuhnya transparan . Percobaan ini untuk tahap awalnya menggunakan otak tikus . Dengan menggunakan fluorescent, bahan yang sama untuk lampu, para ilmuwan dapat menyoroti dan melacak jaringan-jaringan penting dalam otak. Teknik ini juga bekerja dalam jaringan manusia sehingga dapat digunakan untuk mempelajari apa yang tidak beres misalnya penelitian untuk autisme dan Alzheimer.

*

Masih melibatkan tikus, sebuah penelitian menemukan bahwa tikus menurunkan memori takut ke anak-anak mereka – dan generasi berikutnya. Misalnya saja mereka takut atas bau tertentu, yang ayah atau kakek mereka juga mengkhawatirkannya . Penelitian ini telah mendorong perdebatan tentang bagaimana hal ini bisa terjadi . Mereka berpendapat bahwa perubahan epigenetik – yaitu , perubahan kimia untuk DNA yang mengubah cara kerja gen – dapat menjelaskan kegigihan memori dari generasi ke generasi . Tapi bagaimana perubahan tersebut dapat ditransfer dari otak , dimana letak memori untuk sperma dan telur yang menciptakan generasi berikutnya, tetap menjadi misteri. Wah, berarti mesti cari calon bapak yang pemberani nih 😀

*

Membuat organ dari sel induk, kedengarannya seram ya. Tapi justru penemuan ini akan sangat berguna untuk menciptakan organ yang baru, jika ada kerusakan, dan hal itu bisa dilakukan hanya dari kulit manusia! Gumpalan berwarna-warni dalam foto adalah otak mini yang dibuat dari sel induk, yang berasal dari sel-sel kulit manusia yang diprogram ulang . Dengan menyediakan lingkungan kimia yang tepat , para ilmuwan Eropa mengubah sel induk menjadi neuron dan mengaturnya menjadi struktur yang berbeda dan kasar, menyerupai anatomi otak janin yang berkembang. Para peneliti di Jepang mengembangkan jaringan hati fungsional manusia dari sel kulit , dan beberapa tim melaporkan kemajuan pada pengembangan jaringan ginjal .

*

Implan elektronik? Hiiy! Tapi yang ini dibuat aman, karena biodegradable setelah ia menjalankan tugasnya. Jadi ceritanya elektronik ini akan bekerja dari dalam tubuh manusia, misalnya untuk menghancurkan mikroba dan membantu menyembuhkan luka, kemudian akan hancur sendiri setelah melakukan pekerjaan mereka . Bentuknya bisa seperti tato elektronik yang dapat memuat sensor untuk melakukannya. Atau LED kecil dan elastis dari nanopartikel emas yang dapat mengukur dan memanipulasi otak. Mau bikin cyborg? Sebentar lagi bisa!

*

Setelah menyimak penemuan-penemuan keren itu, semoga jadi terpicu ya untuk membuat penemuan baru, memperbaiki yang lama, atau menemukan sesuatu. Kita punya potensi kok, tinggal mau apa ngga. Dan tidak perlu berimajinasi setinggi langit dulu, lakukan apa yang kita bisa, mulai dari sekarang. Kalau ‘ntar-ntar aja’, hasilnya juga ‘ntar-ntar aja’, kalau sempet kalau inget. OKlah mungkin ngga semua bisa ke luar angkasa, atau sekolahannya dulu bukan yang ngapalin kata-kata latin. Namun apapun yang kita lakukan, bagi komunitas terdekat kita, saya rasa sudah memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas hidup manusia.

Paling tidak, dengan membaca penemuan-penemuan ini, kita jadi tahu, bahwa negara lain sudah rebutan kapling di bulan, sementara kita bener sih sudah sampai matahari, tapi buat beli baju :D.

Semoga, tahun depan bisa menciptakan penemuan-penemuan keren lainnya, lebih keren lagi kalau dari Indonesia. Anyway, perkenankan saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2014 bagi semuanya, semoga kita bisa bertemu dengan suasana yang lebih baik lagi. Tuhan memberkati ^_^

hny

***

IndriHapsari
Referensi dan gambar : wired.com, pinterest.com/pin/133630313917160186/

Advertisements