Gentleman Gesture untuk Wanita Anda

20130411-221921.jpg

Gentleman, menurut Merriam Webster adalah pria dengan tingkat kesopanan yang tinggi, atau memiliki kebiasaan yang benar. Sikapnya (gesture) yang disukai wanita, tentu membuat seorang gentleman menjadi incaran dan pusat kekaguman para wanita. Contoh yang sering disebut sebagai gentleman adalah Pierce Brosnan, si agen rahasia 007. Jika penampilan Anda ngga ada miripnya, setidaknya Anda bisa meniru sikapnya. Terutama saat kencan pertama, you never get a second chance to make a good first impression.

Caranya?

1. Ketika Anda sedang jalan berdua, cobalah ambil sisi luar. Sehingga ia akan terlindungi dari keadaan lalu lintas yang berbahaya. Demikian juga saat menyeberang, ambil sisi yang berlawanan dengan kendaraan, yah intinya kalau ketabrak ya Anda duluan yang kena *amit-amit, knock knock on the wood three times*. Spontan aja, ngga usah minta ijin duluan. Si dia akan menganggap Anda rela berkorban untuknya, tanpa perlu membunuh naga.

Misal nih, ketemu preman di jalan :
Preman : HEH, LO! ANAK MANA LO??
Cowok : Ampun, Bang! Kita anak seventy Bang…
Preman : *tampang lega* Ooooh..seventy..gue kira anak 70..
Cowok : *kabuuur*

2. Biarkan ia duduk duluan, baik di warung, kelas ataupun angkot. Namun agar ngga cengo berdiri nungguin dia duduk, cobalah mencari kegiatan misal melihat-lihat sekitar, ngajak ngomong waitressnya atau ngecek handphone.

Contoh obrolan dengan pemilik warung :
Cowok : Mbak, saya dibungkus!
Ibu warung : Ngga muat, Mas!

3. Perhatikan ucapan Anda, jangan kasar apalagi memaki saat di depan wanita. Pergunakan kata-kata yang baik, kosakata pilihan agar mencerminkan tingkat intelegensia Anda. Asal jangan nyombong lo ya, atau mengucapkan kata yang Anda sendiri ngga tahu artinya.

Contoh percakapan saat kencan :
Cowok : kok muka lo merah-merah?
Cewek : Iya, abis facial kemaren.
Cowok :Oh iya, muka lo kan banyak kanebonya ya…
Cewek : ?? *lo kira muka gue mobil??*

4. Kalau hujan, usahakan Anda yang memegang payung untuk melindunginya dari hujan. Termasuk, kalau payungnya kecil, ya tetap harus melindungi dia dari basah, dan Anda bagian kuyup dan dinginnya. Ngga apa..demi…demi…

Contoh yang kedinginan :
Mahasiswa : Woi, mana flashdisk gue? Mana tutupnya? Nanti kena virus loh!
*dosennya langsung kehilangan harapan*

5. Sebaiknya antarkan dia pulang. Yah memang dalam kondisi jalan macet, banyak urusan dan pengiritan memang bisa menjadi sangat berat. Namun hei, inilah kesempatan untuk menunjukkan perhatian Anda. Selain itu, Anda dapat menjamin keselamatannya sampai rumah, punya kesempatan lebih banyak untuk ngobrol, dan siapa tahuuu..dapat kecupan di muka pintu *oops*

Contoh ‘jangan pelit-pelit’:
Teman 1: Woi, where’s my pocket?
Teman 2: (sambil ngeluarin dompet yang tadi dititipkan) Wets…ga sia-sia lo les bahasa Inggris. jago lo sekarang!
*sambil geleng-geleng*

6. Tawarkan jaket yang Anda pakai untuknya. Paling wajar sih pas nonton film, atau pas barengan nunggu di halte dan hari mau hujan. Takut kembung? Jangan jadi laki deh kalau gitu! *eaa..sengit amat yak*

Contoh cowok penakut :
Cowok : Aduh, kembung banget, gue mau bersenggama nih…’
Cewek : Hah?!
Cowok : Iya, bersenggama!
Cewek : Sendawa!!

7. Tawarkan bangku Anda, saat melihat si dia tidak mendapat tempat duduk di angkutan umum. Setelah dia duduk, baru deh tanya-tanya biasa. Tapi jangan ngotot ya, ngga enak juga bicara saat yang satu berdiri dan yang satu duduk. Apalagi kalau yang duduk belahan dadanya rendah 😛

Contoh pembicaraan yang ngga penting : Kalau naiknya dari stasiun Depok, turunnya nanti di staisun Gelambir.

Contoh soal dada:
Dosen killer lagi bacain jawaban : Nomor tiga enam, D, ya anak-anak…
Mahasiswa tengil : Woy, gede yo!
*teman-temannya langsung mikir nasib akademis mahasiswa tersebut*

8. Saat sedang berdua dan punya kesempatan bicara, mending abaikan dulu pesan yang masuk ke handphone, kalau perlu silent atau matikan. Buat ia merasa, Anda perhatian banget sama dia sehingga urusan lain ngantri aja di belakang.

Contoh pembicaraan yang sesuatu banget :
Cewek : sebagai mahasiswa jurnalistik, kita harus bisa memacu perubahan. Gimana menurut lo?
Cowok : gue setuju. Memang jurnal listrik diperlukan sebagai penyangga penyeimbang demokrasi.

9. Buatlah ia nyaman saat sedang berkumpul dengan keluarga atau teman-teman Anda. Perkenalkan dia, dan jelaskan posisinya, agar ia mendapat apresiasi dari lingkungan Anda. Bukan sembunyi-sembunyi apalagi sambil lari 🙂

Contoh TP (tebar pesona) ke calon mertua:
Camer : Jadi hobi kamu fotografi?
Cowok : Iya, Om
Camer : Suka pake kamera apa?
Cowok : Ngga suka motret,Om. Cuma suka aja ngeliat foto-foto bagus…yah istilahnya lihat fotografi, gitu…
Camer : *merasa akan dapat mantu bakat bokis*

10. Tahan pintu ketika ia akan memasuki ruangan. Anda masuk duluan dan tahan pintunya agar tak menutup. Paling heroik sih pas di lift, saat pintu akan menutup, Anda dengan gagahnya menghalangi menutupnya pintu lift dengan TUBUH Anda. Tindakan yang sebenarnya ngga perlu, karena sebenarnya Anda bisa menekan tombol ‘buka’, dan pintu akan membuka kembali.

Kalau udah di lift, boleh deh ajak dia ngobrol:
Cowok : Eh, kemaren gue ketemu X loh di Bandung.
Cewek : Oh ya? Kapan tuh?
Cowok : Duh, gue lupa hari apa, pokoknya abis sholat Jumat deh…

Nah semoga dengan melakukan ini semua *minus percakapannya*, kencan pertama Anda tidak akan menjadi kencan terakhir ^_^

20130409-013315.jpg
***
Referensi : askmen.com, ngupingjakarta.blogspot.com
sumber gambar : pinterest.com
Teruntuk
Putri Kodok, maaf baru mood nulisnya sekarang ^_^

Advertisements