Tiba-tiba

Air di bathtub telah penuh. Jariku kumasukkan dulu. Hangat, suam-suam kuku. Sungguh suhu yang pas untuk menghilangkan penatku.

Telapak tangan ku letakkan di permukaan. Lembut. Airnya tenang, bening dan menyegarkan. Tanganku mulai mengusiknya. Ada riak, namun tak seberapa.

Kini betisku mulai masuk ke dalamnya. Tak sampai selutut. Kehangatan menjalar di kaki. Mengajak untuk lebih membenamkan tubuhku.

Seluruh tubuh sudah berada di dalamnya. Rasa hangat melingkupiku. Masuk ke dalam sendi-sendi tubuhku. Entah apa ada jalurnya, tapi hati mulai menghangat. Hati yang semula kebas karena kepedihan. Baru tersadar ternyata air hangat bisa menyembuhkan.

20130113-061418.jpg

Kupejamkan mata. Kubiarkan diriku terlena. Menikmati setiap belai lembutnya. Banyak hal bisa kupikirkan. Banyak harapan disematkan. Banyak kisah diciptakan. Jadi kecanduan.

Sampai ku tak perhatikan, ada yang bocor di dasar. Saat ku tersentak berdiri, airnya tinggal semata kaki.

***
sumber gambar: csshride.com
buat Rofi, terima kasih idenya
dalam hitungan detik, gerimis itu berubah menjadi hujan badai

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s