Bullying, What Is It?

20130110-072338.jpg

Ngga mau repot, gw googling aja, dan dapatlah beberapa definisi.

Pertama, dari Wiki:

Bullying is the use of force or coercion to abuse or intimidate others. The behavior can be habitual and involve an imbalance of social or physical power. It can include verbal harassment or threat, physical assault or coercion and may be directed repeatedly towards particular victims, perhaps on grounds of race, religion, gender, sexuality, or ability.

If bullying is done by a group, it is called mobbing.

The victim of bullying is sometimes referred to as a “target”.

Bullying consists of three basic types of abuse – emotional, verbal, and physical. It typically involves subtle methods of coercion such as intimidation.

Trus, based on thefreedictionary.com

bul·lies : A person who is habitually cruel or overbearing, especially to smaller or weaker people.

bul·lied, bul·ly·ing, bul·lies :
To treat in an overbearing or intimidating manner,
To make (one’s way) aggressively.
To behave like a bully.
To force one’s way aggressively or by intimidation

Oya, kenapa sih gw selalu masukin referensi. Karena jangan ngawur kalau mau menyampaikan opini. Ngeles sana sini, ngga pakai landasan, emang apaan. Ngomong mesti dipikir, bukti, data atau literatur apa yang bisa dijadikan acuan.

Untuk artikel pop macam gini, wiki cukuplah, sama kamus-kamus online lainnya. Hei, ini tingkat dunia loh, bukan tingkat RT. Jadi ngga usah disangsikan kepopuleran terminologi yang digunakan (common sense). Kalau paper, nah barulah bongkar tuh journal dan textbook. Kalau journal and textbook dibawa ke artikel pop, jadinya berrrrat, ngga enak dibaca.

Then, kita mau bahas bullying. Gw bisa mengacu dari dua referensi di atas. Tapi, kalau gw mau sederhanain, gini. Ambil aja kata dasarnya..which is : BULL.

Bull teh naon?

Bull itu banteng, sayang…dan…tahu ngga sifat banteng? Maunya srudak sruduk, berusaha menyakiti lawannya. Nah, tinggal dikembangin aja tuh, menyakitinya bisa secara emotional, verbal dan physical. Emotional, berarti menekan secara mental. Misal gw ngikutin orang, yang bikin dia resah. Kalau verbal, dengan kata-kata. Ngga usah ngomongin SARA, kejauhan. Gw bilang ke temen ‘jelek!’ gitu aja, itu udah bully loh! Trus kalo physical, ya kaya’ gw dijungkrakin, nah masuk fisik dah.

Jadi ngga perlu pusing dengan ‘bully itu kalau saya ngomong tentang SARA’.

Ah, plis deh! Apapun yang lu lakukan, katakan dan siratkan, kemudian meresahkan orang lain, it is BULLYING. So ngga perlu repot sama definisi, kata gw. Ngga perlu samain orang lain dengan keluasan hati lu nerima ‘perlakuan jahat dari orang lain’. Gini loh, kalau lu pembunuh, dompet lu dicopet ngga akan jadi masalah. Ya iya lah…si pencopet cuma ngilangin dompet, lu ngilangin nyawa orang. Tapiiii..buat orang lain yang never done the crime, sakit hati lah dia dengan si pencopet. Jadi Tahu kan, orang yang bilang tahan dengan bullying segala macem, bisa jadi dia adalah PELAKU bully itu sendiri.

Ngga ada orang yang ingin diperlakukan buruk oleh orang lain.

Then, kenapa bullying ada? Karena ada pihak yang merasa lebih tinggi, lebih superpower dibanding targetnya. Coba, lu lakukan itu ke boss lu? Berani? Ngga kan, karena lu takut dipecat. Lakukan itu ke preman pasar. Berani? Ya ngga lah, emang mau, bonyok?

So if you do that to other person that you think weaker than you, you are not different with preman pasar. Iya lah, alih-alih make otak dan hatinya untuk berpikir dan bertindak yang bener, eh ini mah malah pengen menekan orang lain, berusaha menyakiti dan membuat resah.

Si pelaku sendiri ngga akan pernah puas. Sama seperti uang, kebutuhan untuk membully ngga akan ada pernah habisnya. Si pelaku bully juga gitu, dia ngerasa dengan berhasil membully orang, posisi dia jadi makin tinggi. Power dia makin gede. Buat apa? Ya buat membully orang lain lagi. Jadi udah kaya lingkaran setan tuh. Setan buat pembully.

Ah, kenapa sih orang sampe membully? Gini loh, aslinya ni orang kasian. Dia tuh ada kekurangan, yah entah apa ya. Ada kegagalan dalam hidupnya, sehingga dia berusaha tutupi, atau lupakan dengan membuktikan ke orang lain bahwa dia tuh punya power loh, berkuasa loh, bisa ngegencet orang loh…. Kesian kan, menempuh jalan yang salah untuk dapat kepopuleran.

Dan untuk itu dia memerlukan target (korban), dan cheerleader. What does it mean? Cheerleader itu penggembira, penyorak, pendukung..yang ngebikin dia tambah semangat saat membully seseorang. Ada yang nangis? Huraaa! Ada yang ketakutan? Huraaaa! Ada yang luka? HURRRA!!

Sekarang, posisi gw, lu, kita, dimana? Kalau lu si pembully, no other word than %#~}|%!! Sorry gw samarin, abis gw ngga biasa sih ngomong kasar yaaa…beda sama yang bilang ‘antara mulut dan hati gw beda loo, gw ngomong kasar di mulut tapi ati gw baek’. Crap! Mana ada kaya gitu. Kalau hati lu busuk, ya busuk juga yang keluar dari mulut lu. Ngga usah jaim deh!

Kalau lu target, saran gw sih jangan diem aja. Laporkan, lawan, jangan pedulikan. Semakin lu ketakutan, nangis, ngga berani, semakin jumawa dia. Lawan, emang apaan, sesama manusia kok kelakuannya kaya Tuhan. Apa pentingnya memberi cobaan bagi orang lain supaya dia tahan dalam penderitaan? Eh, itu urusan Tuhan lagiii…kualat lu nanti.

Then, kalau posisi lu adalah cheerleader, nyadar. Coba lu di posisi target, mau? Ngadepin sorakan dan ancaman berjamaah, sendirian. Lu bisa hura-hura gini kan karena ada kumpulannya. Coba kalau lu ditinggal sendirian, masih berani ngebacot, nyolot dan ngusilin orang?

Buat kita yang terhindarkan dari itu semua, be emphaty with the target, ngga usah temenan sama si tukang bully, dan coba sadarkan si cheerleader. Lu ngga tahu mana yang mesti lu dukung?

‘Si tukang bully maksudnya bener kok, cuma caranya aja yang salah’

Apapun yang dasarnya baik, kalau disampaikan dengan cara yang salah, tidak akan mengubah apapun.

Sumber gambar: cfafight.com

4 comments

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s