Megafamilies : Banyak Anak Banyak ….

Kemarin saya berkesempatan menonton sebuah acara dari National Geographic Channel, tentang Megafamilies. Tayangan ini menceritakan kehidupan keluarga-keluarga di belahan dunia, yang jumlah anggota keluarganya tidak biasa. Sebuah keluarga di India, mempunyai total 161 anggota keluarga, berkat sang Bapak yang menganut poligami. Istrinya, setahu saya, ada 9 orang. Mereka semua membagi diri, maksudnya ada yang bagian memasak, mencuci baju dan merawat kebun. Semua sibuk, terutama acara mencuci dan menjemur baju 161 orang, tentu cukup ‘seru’, dari pagi hingga senja membayang. Sang Bapak, tidak diperlihatkan, mungkin sedang sibuk hunting istri kesepuluh.

Bagaimana dengan yang monogami? Ternyata bisa juga mempunyai anak dengan jumlah yang luar biasa, 16 orang. Terdapat pada keluarga Dave yang tinggal di California. Usia anak memiliki rentang 1 hingga 22 tahun, jumlah anak perempuan dan laki-laki seimbang. Sang ibu mengerjakan semuanya sendirian, tanpa pembantu. Ehm, ngga ding, anaknya yang sudah besar banyak membantu sang ibu. Meskipun anak laki-laki, umur 17 tahun, terlihat tak canggung menggendong, menjaga adiknya yang masih bayi, dan membersihkan rumah. Bapaknya? Konsentrasi cari uang untuk menghidupi keluarga (super) besarmya.

20121216-135217.jpg

Setiap dua minggu, sang ibu dan anak perempuannya pergi ke warehouse club (semacam toko grosir) dengan masing-masing membawa satu troli besar. Kebutuhan susu hingga 100 liter, toilet paper, roti untuk bekal sekolah terlihat memenuhi troli mereka. Dalam sekejap troli tersebut telah penuh dengan kemasan-kemasan besar barang, dan sang Ibu menunggu perhitungannya di meja kasir. Mereka menghabiskan lebih dari 500 USD, untuk kebutuhan 2 minggu. Belum masalah cicilan dan biaya operasional lainnya.

Mereka tinggal pada sebuah rumah yang mestinya cukup besar, dengan 3 kamar tidur. Tentu ini tak cukup, sehingga sebuah tempat tidur besar diletakkan di ruang keluarga. Setiap pagi kamar mandi yang ada dua dipenuhi dengan anak-anak perempuan yang mengantri mandi. Sedang pada malam hari, urutan persiapan tidur dimulai dari yang paling kecil. Semua tidur di ranjangnya sendiri, termasuk yang masih bayi.

Ketika ditanya pada anak-anak itu bagaimana perasaan mereka punya banyak saudara, mereka merasa senang karena banyak temannya. Untunglah keluarga ini akur semua, jadi saling menjaga. Namun ketika ditanya mereka kelak mau ngga punya anak banyak, semuanya menggeleng. Ada yang bilang ‘paling banyak dua’, ‘sementara ngga dulu deh!’ atau ‘saya ngga tahu gimana Ayah dan Ibu bisa menangani kami semua’.

Akhirnya, mereka bisa pindah ke rumah baru yang lebih besar, 5 kamar tidur, 3 kamar mandi, dan 2 lantai. Proses pindahnya juga diperlihatkan. Mereka menyewa satu truk trailer, dan anak laki-laki yang sudah besar bagian pengangkutan. Pada saat semua barang sudah masuk, barulah mereka semua pindah, dengan menggunakan van kapasitas 15 orang dan mobil sedan. Sudah begitu, ternyata suami istri Dave ini berencana membuat kamar tidur keenam. Apalgi kalau bukan untuk anak ketujuhbelas mereka…

(saya: melihat ruang keluarga yang sudah penuh tertutup mainan adik dan kakak. I don’t know why i feel so blessed….)
.
IndriHapsari

2 comments

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s