Yang Positif di Tahun 2020

Death to 2020, Netflix

“It was a nightmare”

Kalimat di penghujung film dokumenter Death to 2020 di Netflix sepertinya layak diucapkan oleh kita semua, yang masih bertahan hidup di tahun 2020. Masih berjibaku tentunya dengan semua keruwetan hidup di tahun yang akan berakhir ini, namun rasa optimisme yang menyarankan “sudahlah, pakai bentuk lampau saja, toh semua akan berlalu”.

Berdasarkan optimisme yang sama, saya akan melanjutkan kebiasaan mengumpulkan penemuan atau catatan akhir tahun yang sempat terhenti di tahun 2019. Tahun 2020 ini waktu ada dalam kendali kita, tinggal masalah mendisiplinkan diri saja supaya waktu bisa dimanfaatkan dengan baik. Karenanya saya memutuskan melanjutkan kebiasaan ini, supaya suatu saat saya bisa melihat tahun 2020 sebagai bagian dari episode kehidupan. Ujian untuk lebih menghargai hidup meskipun yang kita lakukan hanya bertahan.

Berdasarkan artikel di mashable.com, berikut adalah hal-hal baik yang kita temukan di tahun ini.

  1. Vaksin baru
    Vaksin itu biasanya perlu waktu 4 tahun untuk pengembangannya. ‘Berkat’ covid-19 semua tahapan itu jadi dipercepat dalam hitungan bulan. Vaksin yang dikembangkan juga masuk tahapan berikutnya yaitu bisa mengobati beberapa penyakit, seperti kanker.
  2. Masker
    Saya termasuk yang kurang terbiasa pakai masker, karena biasanya mengembun di kacamata. Padahal yang namanya virus dan bakteri, bahkan sebelum ada covid-19, ya ada dimana-mana termasuk ruangan tertutup. Sebelum pandemi merebak, tiap bulan saya selalu menderita flu. Makan sudah benar, minum vitamin C, tetap ngga bisa mengobati rangkaian pusing-pilek-batuk itu. Sejak pandemi karena maskeran, jarang ketemu orang, dan rajin cuci tangan, rekor sudah hampir setahun ini saya ngga sakit flu. Ajaib.
  3. Pemimpin wanita
    Pernah lihat meme yang menggambarkan ini saatnya pemimpin wanita berada di atas pemimpin pria? Pemimpin wanita seperti Angela Merkel dan Jacinda Arden menjadi populer karena kesigapannya mengatur persiapan menghadapi pandemi. Untuk New Zealand cukup berhasil dengan 0 kasus hariannya, Jerman masih membutuhkan waktu untuk pulih, meskipun pertambahan kasusnya sempat melambat.
  4. Kemenangan demokrasi
    Death 2020 lebih banyak bercerita tentang kemenangan Biden melawan Trump daripada covid-19. Termasuk drama yang muncul setelah pemilihan, saat Trump memperkarakan pemilu tersebut ke pengadilan. Karena bukti tidak kuat (dan mestinya masalah emosi yang tidak dewasa) maka semua tuntutannya ditolak. “Hal itu seperti melihat Trump kalah berkali-kali” kata Leslie Jones di Death to 2020.
  5. Emisi CO2
    Karena kebanyakan WFH, polusi yang ditimbulkan kendaraan berkurang hingga 7%. Ngga banyak sih, tapi lumayan banget secara sebelumnya kita tidak pernah segitu, padahal sudah usaha. Industri juga ikut turun permintaannya, sehingga produksi juga berkurang.
  6. Bahan bakar
    Perkenalkan duo maut di bidang energi, matahari dan angin. Ucapkan selamat tinggal pada bahan bakar fosil. Selain makin langka, polusinya juga mencemari dunia. Kebijakan pemerintah juga mendukung tidak digunakannya bahan bakar fosil, dengan mengharuskan menggunakan mobil listrik misalnya.
  7. Mobil listrik
    Kalau beneran jadi nih, Indonesia bisa tambah pemasukan. Kabarnya akan dibangun pabrik baterai mobil listrik di Indonesia, jika Tesla menyetujui untuk membangun pabriknya disini. Eits jangan salah, hal ini bukan dikarenakan tenaga kerja di Indonesia murah, tapi karena sumber baterainya ada disini. Kalaupun ngga jadi, semoga kebijakan pemerintah untuk mengharuskan perusahaan penambangan membangun smelter juga diterapkan di baterai mobil ini.
  8. Larangan mengendarai mobil
    Hal ini dimaksudkan supaya orang bebas berjalan kaki atau naik sepeda untuk menikmati alam dan sekitar tanpa terancam tertabrak atau menghirup polusi. Modelnya juga dibuat “15 minutes city” artinya mau kemanapun dengan jalan kaki masih bisa ditempuh dalam 15 menit.
  9. Bumi makin hijau
    Selain karena penebangan berkurang, manusia juga mulai menanam pohon untuk menggantikan keberingasannya sebelum pandemi. Kegiatan ini juga mengurangi resiko terhadap gas CO2.
  10. Lautan makin bersih
    Dengan berkurangnya sampah atau limbah yang dibuang ke laut, laut dapat mengembalikan kebersihannya dan mendukung biota yang ada di dalamnya. Terdapat perbaikan pada populasi ikan dan pengurangan limbah plastik.
  11. Penyelamatan binatang
    Covid-19 muncul karena binatang. Entah gimana caranya bisa pindah ke manusia, tapi ada yang menghubungkan dengan ekosistemnya yang makin sedikit karena dikuasai manusia, sehingga binatang tersebut harus memasuki lingkungan manusia plus bawa-bawa virusnya. Muncul kesadaran untuk lebih melindungi binatang supaya dia bisa nyaman di alamnya tanpa secara tidak sadar menularkan virusnya ke manusia
  12. Pengganti daging
    Kesadaran untuk melindungi binatang juga mengakibatkan penurunan konsumsi daging hewan sampai 3%. Masih sedikit sih, tapi penggantinya mulai diterima dan terus dikembangkan. Penggantinya namanya fake beef dan bentar lagi muncul fake pork. Sekaranga sudah dipasarkan di China dan Amerika Serikat.
  13. Work from home
    Gara-gara pandemi, sekitar 42% orang Amerika bekerja dari rumah. Akhirnya pada sadar deh, kayanya ngga perlu banget punya kantor yang mewah dan berbiaya sewa mahal. Mirip seperti restoran yang mendadak sepi ya, ternyata makanannya ngga istimewa-istimewa amat sehingga dibelain delivery. Ternyata andalannya adalah ‘tempat nongkrong yang asyik’ dan jadi dihindari selama pandemi.
  14. Internet. Internet menjadi penemuan paling termanfaatkan di masa pandemi ini. Bayangin kalau ngga ada internet, ngga kebayang tuh bagaimana pekerjaan dilakukan, sekolah dijalankan, bahkan bersosialisasi juga pakai internet. Tentu muncul kelemahannya seperti adanya Zoom fatigue, tapi dibanding manfaatnya akhirnya hal tersebut jadi diabaikan.
  15. Luar angkasa
    Siapa orang non-kesehatan yang paling sibuk? Elon Musk! Jadi SpaceX yang kerjasama dengan NASA itu sudah mengirimkan kru ke luar angkasa menggunakan reusable launch system. Itu loh yang pesawatnya bisa balik lagi ke platform di lautan dengan posisi tegak, jadinya bisa dipakai lagi. Musk juga sudah pasang super satelit internet di luar angkasa demi jaringan yang lebh bagus lagi.

Kalau pencapaian pribadi sepertinya ngga banyak ya, karena kebanyakan rencana-renacana harus tiarap. Tapi itu semua karena kita masih kaget, masih menyesuaikan diri, masih beradaptasi dengan kondisi yang baru. Sembilan bulan sepertinya cukup kagetnya, 2021 harus lari, karena 15 hal terbaik yang muncul di atas datang dari orang-orang yang terus berjalan meski tantangan di depan menghadang. Tapi mereka bisa, sama-sama manusianya, masa kita ngga?

Lagian malu sama berat badan, masa yang meningkat itu doang? ūüėÖ


IndriHapsari

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s