Pusat Peraga IPTEK: Science Center-nya Indonesia

​Ke Taman Mini ini rasanya sudah berkali-kali, tapi karena ada yang kepingin kesini ya sudah balik lagi. Untungnya TMII terlalu luas untuk dikunjungi berkali-kali jadi selalu ada sudut yang kita belum pernah masuki. Mana angkutan umum terbatas dan macet lagi, even di dalam areanya, jadi ya tambah lama kelilingnya.
Kali ini kita ke Pusat Peragaan IPTEK yang menempati area terluas kedua di TMII. Nomor satunya apa ya…kali Museum Purna Bakti Pertiwi yang bentuknya kaya tumpeng itu loh. Sayang bolak balik ke TMII museum ini selalu tutup. Nah Pusat IPTEK ini gampang nyarinya,  masuk TMII langsung aja lurus sampe mentok, berada di belakangnya Taman Perdamaian yang ada banyak bendera dari berbagai negara.

Pusat Peraga IPTEK TMII


Baru parkir aja kita sudah disambut dengan timbangan manusia, parabola berbisik sebagai alat peraga iptek. Terus di bagian depan ada roda pesawat beneran, dan robot model Transformer gitu. Meski ngga bergerak tapi lumayan lah, daripada ngantri di Universal buat foto 😀 Ongkos masuknya 16.500 per orang, setelah sebelumnya masuk kompleks TMII kena 15.000 per orang.
Begitu memasuki pintu masuk, kita disambut simulator kursi pesawat ruang angkasa yang bisa dibalik-balik 360 derajat itu. Atau bisa juga nyoba naik sepeda yang berada di seutas tali. Pendek aja sih, tapi asli bikin deg-degan ngayuh sepeda meski di bawahnya ada jaring. Dan untuk iptek yang ekstrim gini cukup bayar 2.200! Ampun dah murah banget! Waktu di Science Center di Taipei mahal juga loh naik ginian meski disana lebih panjang dan lebih tinggi.

Boleh dicoba semua 🙂


Dan secara keseluruhan, PPIptek ini ngga kalah lo! Malah menurut saya jadi yang terbaik di antara yang pernah saya kunjungi, termasuk yang Brisbane. Mereka punya taman Jurasic yang isinya beberapa dinosaurus raksasa, yang ngga cuma suara tapi bisa bergerak beberapa anggota tubuhnya. Trus lengkap banget area-areanya, pembagiannya jelas, dan alat peraganya terpelihara dengan baik, hampir semua jalan, dan komposisi warnanya juga menarik. Di berbagai sudut ada tempat duduk untuk orang tua yang cape jalan ngikutin anaknya 😀 Semua bebas dicoba, ada petunjuk cara menggunakan dan penjelasan maksudnya apa.sih alat peraga ini. Kalau masih kurang, di tiap area ada mbak dan mas yang siap menjelaskan. Mereka masih muda, mahasiswa mungkin ya, dan proaktif menjelaskan. Ah hebat euy, saya ngga pernah dapat perlakuan seperti ini saat berada di science center yang lain.

Ragam ilmu pengetahuan di PPIptek TMII


Areanya terdiri dari 3 lantai, tapi sebenarnya ada lantai mirip basement gitu yang lagi ditutup. Ada bagian yang terbuka yaitu hasil penemuannya anak SD yang diselenggarakan Kalbe Farma. Ya ampun itu anak SD mani pinter-pinter! Mesin pencuci telur, bikin hand sanitizer dari kulit durian…makannya apa sih sampe pinter gitu… #kagum
Selain dibebaskan berkeliling, mereka juga mengadakan peragaan sains di jam-jam tertentu. Ada pengumumannya kok dan biasanya setiap jam. Yang kami ikuti peragaan peluncuran roket air. Masnya cukup interaktif saat menjelaskan, anak-anak juga dilibatkan dalam peluncuran roket tersebut. Wah pengalaman ngga terlupakan nih! Katanya ada pemutaran film di auditorium dan peneropongan matahari. Tapi pas kami kesana lagi ngga ada.
Pokoknya puas banget dan high recommended untuk dikunjungi dengan seluruh anggota keluarga. Toilet tersedia cukup di setiap lantai dan ada kantin kecil di bawah. Mungkin lebih asyik kalau ada cafe yang asyik buat orang tua nongkrong ya dan biarlah anaknya berkeliaran dari satu area ke area lain. Masukannya mungkin lebih mengaktifkan alat peraga yang di lantai 3, bagian Kimia bisa lebih beragam ngga cuma tabel unsur, bagian Cahaya agak diterangin lampunya soalnya gelap total bo’,  sama bikin souvenir yang asyik dong biar ada kenang-kenangannya. 
Untuk lebih jelasnya ada area apa aja, bisa dilihat dari brosur di bawah ini. Oya brosur ini saya temukan di area peraga karena ada yang meninggalkannya. Kalau ada di pintu masuk tentu lebih OK, biar ngga ada area yang terlewat.

Brosur Pusat Peraga IPTEK TMII


***

IndriHapsari

Advertisements