Museum Joang 45: Tempat Proklamasi Dirumuskan

image

Museum Joang 45 di Menteng 31

Ngga banyak yang bisa saya ceritakan di sini, karena tempatnya juga kecil dan displaynya tidak begitu banyak. Yang pasti orang-orang hebat kumpulnya disini, bersama mengatasi ego pribadi dan kelompoknya untuk kemerdekaan Indonesia.

image

Display di Museum Joang 45

Setelah membayar karcis 5 ribu dan 2 ribu, kami memasuki display wajah tokoh-tokoh proklamasi, dilanjutkan dengan suasana persiapan kemerdekaan. Ada area tempat berfoto bersama patung Soekarno dan Moh. Hatta. Meskipun patung, saya ngga memperbolehkan anak-anak berpose seenaknya. Mereka adalah para pahlawan, patutlah dihormati. Lalu poster-poster propaganda kemerdekaan, salah satunya poster BOENG AJO BOENG! yang sama anak saya dibaca apa adanya šŸ™‚ Kemudian ada bendera merah putih pertama yang dikibarkan, warna merahnya sudah pudar, tapi tetap berwibawa mengiringi kemerdekaan Indonesia. Ada lapangan di tengah, dan kantor di belakang. Tiga mobil tersimpan rapi di garasi kaca, sebagai kendaraan yang mengantarkan penumpang nomor satu Indonesia.

image

Boeng Ajo Boeng!

image

Bendera merah putih pertama

image

Diorama Proklamasi Kemerdekaan

Kunjungan kami singkat saja, tapi suami saya bisa menyimpulkan, dari jaman dulu ngga bisa maju sendirian. Bahkan Soekarno-Hatta pun ngga muncul begitu saja dan bersinar, tapi mereka punya kelompok Poetra, yang bersanding dengan kelompok-kelompok lain yang juga punya kepentingan. Jika ada personel yang bisa maju paling depan, hal itu ngga bisa dilepaskan dari peran serta kelompoknya. Yah, sama lah dengan jaman sekarang. Ngurusin Indonesia segini besar, atau Jakarta yang ruwet, punya Ahok empat aja juga susah bisa beresnya šŸ™‚ Karena itu yuk jangan jadi bagian dari masalah, tapi jadilah bagian dari solusi.

image

Bagian belakang Museum Joang 45

***
IndriHapsari

Advertisements