Tentu. Kau Boleh

pinterest.com
pinterest.com

 

Tentu. Kau boleh saja masuk,

Masih ada ruang di sela-sela butir darahku.

Tak hanya ketika rumahku sepi,

angin hanya menyentuh gorden,

laba-laba menganyam jaring,

terdengar tetes air keran yang tak ditutup rapat;

dan di jalan, sama sekali tak ada orang

atau kendaraan lewat.

Tapi juga ketika turun hujan,

Air tempias lewat lubang angin,

Selokan ribut dan meluap ke pekarangan,

Genting bocor dan aku capek menggulung kasur dan mengepel lantai.

Tentu. Kau boleh mengalir di sela-sela butir darahku,

keluar masuk dinding-dinding jantungku,

menyapa setiap sel tubuhku.

Tetapi jangan sekali-kali pura-pura bertanya kapan boleh pergi

atau seenaknya melupakan percintaan ini.

Sampai huruf terakhir sajak ini, kau lah yang harus bertanggung jawab atas air mataku.

***

Sapardi Djoko Damono

 

Note : selalu suka dengan puisi-puisi yang dibuat Bapak ini..kata-kata sederhana, namun kaya makna…seperti :

kyuuuu.wordpress.com
kyuuuu.wordpress.com

2 comments

Leave a Reply to Catatannya Bu Dyah Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s