Jangan BBM-an Saat di Kasir…

…atau melakukan aktivitas apapun yang mengalihkan perhatian Anda dari proses pembayaran di kasir. Terkadang konsumen meremehkan proses ini, sehingga proses ini dapat dilakukan secara multi tasking, atau disambi. Padahal proses yang terjadi tidak sederhana, dan disinilah keputusan-keputusan penting harus cepat dibuat, agar terhindar dari kerugian.

Proses tersebut meliputi peletakan barang di meja kasir, pemindaian kode garis (bar code scanning), perubahan jumlah barang, pembayaran secara tunai atau non tunai, pemberian struk  pembayaran, penempatan barang di kantong plastik atau kardus, dan pengembalian troli. Fiuuuh…cukup banyak ya, dan apa yang terjadi kalau Anda sibuk BBMan?

1. Peletakan barang di kasir

Lakukan hal ini tanpa melepaskan pandangan Anda dari layar gadget Anda. Niscaya barang-barang yang Anda letakkan di meja tidak beraturan. Sabun bercampur dengan makanan. Barang dari freezer bercampur dengan ayam panggang yang masih hangat. Selain merugikan kualitas barang yang Anda beli, kasir memerlukan waktu yang lebih lama untuk memilahnya berdasarkan jenis produk. Cukup menyebalkan di tengah antrian yang cukup panjang.

2. Pemindaian kode garis

Perhatikan nama barang yang muncul di layar komputer kasir, apakah sesuai dengan barang yang Anda beli? Coba ingat-ingat harga yang tertera di display atau kode garis, apakah sama dengan yang muncul di layar? Karena terkadang harga di display berbeda dengan di kasir. Begitu ketahuan, segera buat keputusan. Tetap mempertahankan produk tersebut, atau batalkan sebelum struk dicetak. Sebagai konsumen, Anda berhak untuk membatalkan transaksi jika terjadi ketidaksesuaian. Namun jika hal ini Anda lakukan setelah keluar dari kasir, Anda terpaksa berurusan dengan customer service, manajer toko, dan birokrasi lain yang harus dilewati. Jadi cegah sebelum terlambat.

3. Perubahan jumlah barang

Ketika barang dipindai, jumlah barang yang otomatis muncul di layar adalah satu unit. Jika untuk barang yang sama Anda membeli lebih dari satu, kasir akan mengubahnya secara manual. Perhatikan apakah jumlah yang dimasukkan tepat sesuai dengan yang Anda letakkan di meja? Anda juga bisa segera menambah atau menguranginya bila ternyata barang yang Anda ambil dari display kurang atau lebih dari yang direncanakan.

4. Pembayaran tunai

Untuk pembayaran tunai, perhatikan total yang harus Anda bayar di mesin kasir. Hitung baik-baik jumlah uang yang Anda keluarkan dari dompet, dan siapkan uang kecil. Usahakan membayar dengan jumlah yang tepat, untuk meminimkan kesalahan pengembalian. Jika tidak bisa, cobalah untuk menepatkannya di satuan terkecil . Misal jumlah yang harus Anda bayar Rp 74.300, 00 Anda bisa membayar Rp 104.300, 00 sehingga kasir akan lebih cepat memberikan kembalian sejumlah Rp 30.000,00, dan Anda pun lebih cepat memeriksanya ketepatan uang kembalian.

Perhatikan setiap lembarannya dengan baik, segera minta tukar jika ada uang kertas yang penuh dengan coretan, sudah sangat lusuh atau terpotong di bagian pinggirnya. Terkadang uang tersebut ditolak sebagai alat pembayaran. Untuk uang receh perhatikan dengan baik nominalnya, karena sulit membedakan pecahan 100 dengan 200, 200 dengan 500, dan 500 dengan 1000.

5. Pembayaran dengan kartu

Setelah menyerahkan kartu, perhatikan bahwa seharusnya kasir hanya memasukkan jumlah pembelian Anda sebanyak satu kali. Jika gagal, kasir akan membatalkan dan memberitahukan pada Anda untuk meminta ijin memproses ulang, untuk mencegah pembayaran dobel. Percayalah, saya sudah mengalami mengurus pembayaran dobel ini, memakan waktu dan tenaga untuk memperjuangkannya.

Jika dimungkinkan, cek nominal yang diketikkan kasir ke mesin kartu. Setelah bukti pembayaran selesai dicetak dan Anda akan menandatanganinya, cek lagi total yang tertera di layar kasir dan bukti tersebut. Cek lagi apakah benar kartu yang dikembalikan adalah milik Anda, masukkan kartu Anda dengan aman di dompet, jangan sampai jatuh atau tertinggal.

6. Pemberian struk pembayaran

Periksa secara cepat apakah ada perbedaan dari nama barang,jumlah, harga yang tertera di struk dengan rencana maupun keterangan yang tertera di display. Selain harga, mungkin ada diskon, hadiah dan promosi yang mestinya Anda dapatkan. Segera tanyakan untuk mendapatkan hak Anda.

7. Penempatan barang di kantong plastik atau kardus

Perhatikan dengan baik agar tidak ada barang yang tercecer atau tertinggal di meja kasir. Kemudian penempatan buah dan sayur terpisah dengan barang dalam kemasan. Demikian juga barang seperti toiletries dan makanan harus dipisahkan. Hitung ada berapa kantong yang harus Anda bawa, agar tidak ada yang tertinggal.

8. Pengembalian troli

Jangan terlalu asyik dengan BBM sehingga Anda hanya mengangkut belanjaan tanpa mengembalikan troli yang Anda pakai. OK, kasir kelak akan memindahkannya, namun kasirpun sibuk melakukan tugas utamanya. Karena Anda yang menggunakan, Anda juga yang semestinya menempatkan troli di areanya, agar tidak mengganggu antrian pembeli berikutnya.

Semoga hal-hal di atas dapat membantu menghilangkan kerugian konsumen dan meningkatkan kualitas kerja kasir.

Advertisements