Hidup Sehat Meskipun Sibuk? Gampang!

pinterest.com

pinterest.com

Sebenarnya semua orang sudah tahu apa resep hidup sehat, yaitu pola makanan sehat dan olahraga rutin. Namun karena kesibukan, kadang banyak perkecualian yang kita terapkan, yang akhirnya malah membuat hidup kita tak sehat. Tandanya bukan hanya sering sakit atau sakit yang tak sembuh-sembuh, namun juga kesulitan tidur, badan terasa lelah, badan makin gemuk atau makin kurus, dan sulit konsentrasi. Akibatnya adalah terganggunya aktivitas sehari-hari. Awalnya ingin mengejar target dengan menghabiskan seluruh waktu untuk kerja, namun efeknya adalah menghabiskan sebagian waktu untuk istirahat karena sakit.

Kalau tidak mau hal itu terjadi, berikut beberapa tips untuk tetap menjalani hidup sehat di tengah kesibukan.

Makan sehat, teratur dan cukup
Makanan sehat memberikan kalori dan kandungan lain yang saya butuhkan. Bagaimana mengetahui kandungan vitamin dan mineral tersebut telah terpenuhi? Repot juga kalau harus mengingat kandungan kalori dan vitamin masing-masing makanan. Tidak perlu repot, buat perbandingan makanan Anda seperti ini: 1/2 porsi untuk sayuran, dan masing-masing seperempat porsi untuk karbohidrat dan lauk pauk. Makan 3 kali sehari, diseling 2 kali snack berupa buah. Jangan lupa minum susu rendah lemak.
 
Terlalu sibuk bekerja kadang membuat kita lupa makan. Atau saat dikejar waktu, makan terpaksa harus buru-buru, seadanya, secukupnya. Jika Anda tidak punya banyak waktu, cobalah untuk selalu sedia biskuit gabin atau crackers sayuran. Biskuit gabin biasanya digunakan sebagai perbekalan tentara. Bentuknya persegi, tebal, dan lebih berat dari biskuit biasa, tapi enak dan mengenyangkan. Makan sambil di depan komputer tetap bisa Anda lakukan, meski tentu saja jika ada waktu senggang Anda bisa menambahnya dengan asupan gizi yang lain.
 
Bagaimana jika Anda punya cukup waktu untuk ke warung atau depot terdekat misalnya, tapi hanya punya sedikit waktu untuk makan siang? Kalau lauk pauk sudah pasti Anda akan bersemangat memilihnya. Namun sayur merupakan hal yang agak dihindari. Karena itu usahakan, bahkan paksakan, untuk memesan sayuran. Bahkan jika Anda berada di restoran Padang, cobalah memesan sayur daun singkong atau lainnya untuk memenuhi kebutuhan serat.
Tentu saja memasak sendiri jauh lebih sehat dan lebih hemat. Kita dapat memilih bahan yang terbaik dan segar, mengolahnya dengan segera, dan menambah rasa asin atau manis sesuai selera. Hindari pemakaian minyak goreng, bisa diganti dengan minyak zaitun. Namun bila dirasa mahal, Anda dapat menggorengnya dengan sedikit atau tanpa minyak, merebus, mengukus atau menumis. Hindari juga pemakaian MSG, tambahkan gula sebagai penyedap rasa.
 
Cemilan memang selalu dibutuhkan, baik untuk pengusir bosan, pereda rasa lapar, atau untuk penambah selera makan. Cobalah mengganti cemilan kue dan biskuit dengan buah atau sayur. Sayur? Ya, Anda bisa memakan tomat, mentimun, wortel sebagai cemilan. Untuk wortel pilihlah wortel impor yang lebih terasa manis. Diserut atau dipotong kecil-kecil, dengan atau tanpa saus tambahan sama saja enaknya.
 
Air putih harus diminum 8 gelas sehari. Anda bisa minum dalam kondisi biasa, hangat atau dingin. Penelitian menyebutkan tidak ada pengaruhnya suhu air putih dengan kegemukan kecuali ada campuran gula di dalamnya, namun lebih baik memang meminum air yang suhunya sama dengan suhu tubuh kita. Sediakan selalu gelas kosong di dekat Anda, sebagai pengingat Anda belum minum air putih.
 
Terlalu banyak makan juga tidak baik. Memang Anda lelah seharian bekerja, tidak sempat sarapan sehingga Anda merasa layak untuk mendapatkan porsi dobel. Ingatlah untuk berhenti makan sebelum Anda kenyang. Anda berhak makan sate kambing, durian, steak, udang telur asin, kopi atau apapun yang enak-enak namun dicap ‘bahaya’. Namun jangan berlebihan, secukupnya, atau hanya icip saja untuk memuaskan lidah. Kadang rasa lapar yang kita rasakan semu, otak dapat memerintahkan bahwa ada rasa lapar dari lidah yang ingin merasakan nikmatnya makanan tersebut.
 
Olahraga
Aktivitas ini harus bisa dilakukan, tidak boleh tidak. Tujuannya banyak: memperlancar metabolisme tubuh sehingga badan sehat dan segar, dan menjaga maupun menurunkan berat badan. Kalau sakit? Ya, gerak-gerak badan sedikit. Begitu juga kalau kerja atau perjalanan dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, gerak sedikit dengan posisi duduk-berdiri perlu dilakukan, agar aliran darah lancar. Olahraga cuma butuh waktu 30 menit setiap harinya, sama seperti menonton televisi, bergosip dengan teman, atau berselancar di internet.
 
Mahal? Jangan cari yang bayar! Anda bisa jogging di taman, main bola, naik sepeda (pinjam tetangga), mengerjakan pekerjaan rumah (mengepel, menguras bak mandi, mencuci mobil, berkebun), atau naik turun tangga di tempat kerja. Cobalah saat mencetak kertas, Anda meletakkan kertasnya satu persatu, sehingga Anda harus berdiri memeganginya. Atau daripada mengisi penuh-penuh botol minum kita, coba isi hanya setengah, sehingga memaksa kita untuk bolak balik ke dispenser (hati-hati jangan lupa minum). Jangan berteriak pada teman Anda, datangi agar Anda sempat berjalan. Parkir kendaraan agak jauh dari tujuan. Belanja di pasar tradisional yang besar atau hypermarket, luas lahan dan liku jalan akan memaksa Anda berjalan jauh. Buat Anda yang pembosan, cobalah cari variasi aktivitas, cari teman, atau cari olahraga yang bayar. Karena sayang uangnya, biasanya akan memacu kita untuk rajin olahraga.
 
Namun olahraga harus dilakukan dengan serius, mendengarkan musik masih boleh, meski kita mungkin harus berhenti untuk menyesuaikan volume dan memilih lagu. Jangan sambil menonton televisi ataupun mengobrol, karena kita cenderung melakukannya dengan santai.
 
Sayang juga kalau semua makanan yang telah kita batasi, semua olahraga yang kita lakukan, sia-sia karena kebiasaan buruk. Merokok, menggunakan narkoba, kurang tidur, minum minuman keras, kurang minum air putih, terkena paparan polusi, tidak setia dengan pasangan akan berpengaruh pada kesehatan. Sering kita mendengar ’saya telah memperhatikan makanan dan olahraga, kenapa saya masih sakit?’ Mungkin gaya hidup yang harus diperhatikan.
 
Salam Sehat!

Advertisements