Jangan Ludahi Sumur Air Minummu

20130614-211347.jpg

Suka heran dengan kebablasannya media sosial sekarang ini. Semua serba dibuka, termasuk saat berantem sama suami, kesengsem sama janda, atau pengumuman ada temannya utang tapi ngga bayar. Disindir-sindir di media, tanpa sebut nama.

Yang jadi masalah adalah kalau ada yang memberitakan jelek tempat kerjanya. Saya tahu hal buruk itu mungkinlah memang terjadi, tapi tak perlu diberitakan kemana-mana, dengan kita, orang dalam, sebagai pengkhianatnya.

Tidakkah mereka sadar, dengan menanamkan kesan buruk pada tempat kerjanya, gimana hayoo kalau tempat kerjanya ngga laku lagi? Gimana kalau mereka mendapatkan imej buruk oleh pembaca, kemudian jadi batal order. Tulisan itupun, dapat menjadi boomerang karena terlihat mereka tidak tahan banting, pengeluh, dan tukang komplain.

Air minumnya pasti ngga jadi diambil, karena kita tahu, kita sudah meludah di dalamnya. OKlah menulis untuk pelampiasan, tapi tak perlulah sampai koar-koar di media. Alangkah baiknya, bila uneg-uneg kita itu, sampaikan pada yang bersangkutan, atau apapun lah, secara langsung kepada pihak yang berwenang di dalam perusahaan. Tentu saja dengan cara yang sopan, atau prosedur yang harus ditempuh.

Apapun yang terjadi, hindari menjelekkan atau menyebar kabar jelek tentang perusahaan sendiri.

IndriHapsari
***
Pinterest.com

Advertisements