Mengapa Tak Kau Add Aku

20130419-162102.jpg

Dear kamu,

Sudah sedari dulu kukirimkan ajakan pertemanan padamu. Namun mengapa kutunggu-tunggu tak ada postingan terbarumu mampir ke dashboardku. Ku cek ke profilemu, ternyata aku masih berstatus ‘Jadikan Teman’.

Oh plis, haruskah aku menunggu selama itu?

Apakah aku tak layak melewati fit and proper testmu? Apakah aku belum memenuhi kualifikasi pra pertemanan denganmu? Apakah aku tidak masuk bursa dan hanya dapat urutan nomor sepatu?

Namun ku akan tetap menunggu. Sampai kapanpun itu. Sampai akhirnya wajahku terpampang di daftar friend listmu.

Dari aku,
Yang-sedang-menunggu

Jawaban :

Dear Yang Sudah Add Aku

Maaf ya bukannya aku tak mau add kamu. Masalahnya, begitu aku buka laman pertemanan, yang ada hanyalah halaman kosong. Tak ada wajahmu, wajahnya, dan wajah lain-lainnya.

Lalu bagaimana aku bisa meng-add-mu, sementara hanya pertemanan bayangan yang kudapatkan. Ingin kirimkan pesan bahwa aku tak bisa menambah teman, tapi siapa kamu? Bagaimana PPmu? Apa URL addressmu?

Sabarlah menunggu, sampai Kompasiana sehat kembali. Saat itulah ku dapat menjalin persahabatan denganmu.

Dari aku,
Yang-Bingung-sudah-di-add-siapa

***

Advertisements