Menjaga Martabat

Martabat, yang ngga pake telor, merupakan tingkat harkat kemanusiaan atau harga diri, sesuai dengan definisi pada KBBI. Sesuatu yang, bahkan, untuk diucapkan saja sulit, apalagi untuk dilakukan.

Kenapa sulit untuk diucapkan? Kata ini gampang sekali diselewengkan menjadi bermuatan negatif.

‘Dia terlalu bermartabat, sehingga mana mau melakukan pekerjaan itu’

Dalam kalimat ini, martabat berarti gengsi, atau terlalu membanggakan posisinya. Namun jika kalimat ini yang diucapkan seperti ini,

‘Dia tidak akan terlibat dalam persoalan sepele tersebut, karena dia bermartabat’

Kalimat ini memunculkan kesan positif. Martabat disini berarti kehormatan dan kemuliaan, mampu menjaga posisi dan perannya, sehingga mampu memprioritaskan pada bagian mana dia harus terlibat, dan mana yang tidak.

Jaim? Pencitraan? Ngga asyik?

Nah, kalau ini sudah masuk ke tindakan. Martabat memang bisa membuat seseorang jadi ‘tak tersentuh’, maksudnya sulit sekali mengajaknya peduli dengan kondisi di sekitarnya. Tapi sekali lagi, itu tergantung cara kita menggunakannya. Lady Di, merupakan wanita yang bermartabat, yang cuek saja pelukan dengan penderita kusta yang katanya menular itu.

Dalam bahasa Inggris, martabat atau dignity memliki definisi yang lebih positif.

Dignity is a term used in moral, ethical, and political discussions to signify that a being has an innate right to respect and ethical treatment. (Wikipedia)

Dignity is the quality or state of being worthy, honored, or esteemed. (Meriam-Webster)

Jadi martabat itu adalah kemampuan untuk menjaga diri agar tetap dihargai. Caranya bukan hanya dengan menjaga tingkah laku dan ucap saja (aksi), namun juga respek terhadap orang lain atau lingkungan dimana kita berada (reaksi).

Dalam hal aksi, martabat akan memperlihatkan sikap kita dalam hal pendirian, style, pendapat yang kita yakini dan perjuangkan. Namun dalam hal reaksi, kita tetap harus terbuka terhadap opini orang lain, menghargai perbedaan dan peduli pada orang lain. Jangan terlibat dalam kebencian maupun kemarahan, tapi tunjukkan kasih sayang pada semua orang.

Martabat tidak perlu diciptakan, dia secara sendirinya akan diakui dengan tetap menjaga aksi dan reaksi.

20121213-014632.jpg

.

IndriHapsari

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s