Pekan Raya Jakarta: Ada Apa Saja Di Dalamnya?

Salah satu kenangan yang ingin saya wariskan ke anak-anak.adalah kunjungan ke Pekan Raya Jakarta. Kalau dulu bertempat di Monas, sejak tahun 1992 pindah ke Kemayoran, tepatnya di Gambir Expo. Akses kesana agak macet aja di dekat Ancol situ, selebihnya lancar. Harga karcis parkir mobil 25 ribu, ternyata ruwet juga flownya sehingga pas dijemput kami malah keluar komplek dulu biar ngga bayar lagi untuk masuk, karena semua satu arah. Benernya kalau mau ngga ribet cek tempat shuttle bus PRJ, misal di Mangga Dua Squre, parkir sana dan nunggu busnya. Atau naik ojek aja, cuma ntar repot bawa barangnya kalau beli banyak.

image
Tiket Masuk PRJ

Harga tiket masuk 30 ribu per orang, termasuk anak-anak dengan tinggi di atas 1 meter. Tiketnya ini berupa brosur dengan berbagai penawaran di dalamnya, syaratnya harus beli. Ingat-ingat masuk dari pintu mana, biar ngga bingung pulangnya. Begitu masuk langsung disambut promo Teh Pucuk Harum. Oya serem ya teknologi jaman sekarang. Belum lagi masuk ke area parkir PRJ, saya sudah diSMS untuk mampir ke stand Pucuk Harum dan dapatkan promonya. So scarry..kok tau sih no Surabaya saya lagi jalan-jalan ke PRJ?  😛 Promonya menarik, 20 ribu dapat 8 botol teh itu. Salahnyaaa… harusnya belinya tuh pas pulangnya, ini jadi nenteng 8 botol kemana-mana (penyesalan).

image
Penawaran yang bikin bergidik #lebay 😛

Area PRJ ramai dengan stan yang jualan, peta baru ada di bagian informasi di dalam. Byuh jadi tau bahwa selain stand-stand jualan itu ada acara terjadwal, trus gedung-gedung berisi aneka pameran. Bisa dari kantor pemerintah, bisnis, UKM dan ada dari daerah lainnya. Lalu ada beberapa gedung yang memuat pameran tematik gitu, seperti komputer. Karena di luar begitu panas, kalau sudah gitu kami ngadem di gedung-gedung pameran.

image
Stan di PRJ

Yang pasti barang yang dijual memang lebih murah, banyak yang dapat hadiah. Ya kaya tadi, beli 8 botol dapat tas spunbond. Beli roti dapat wadah plastik. Banyak deh. Mbak-mbaknya juga cantik-cantik. Paling cantik SPG rokok, dandanannya keren, stannya luas dan unik. Sempet juga nyobain Bakmi Gang Kelinci yang bercampur dengan tenant lain di food court.

Sebenarnya lucu juga pas ultah Surabaya dan ada pameran, saya justru ngga datang. Tapi di Jakarta ini malah dibelain 😀 Ya mungkin karena masa kecil plus seru tadi. Tenant yang berpartisipasi sangat banyak, mulai yang jualan akik sampai mobil, variatif. Banyak barang yang sebenarnya saya butuhkan buat ngisi paketan Lebaran. Mikir gimana cara bawanya ke Surabaya, ya sudahlah ditunda dulu keinginannya untuk mborong. Lagian, nenteng 8 teh botol ini aja sudah bikin tangan saya kemeng (kaku) kok 🙂

***
IndriHapsari

Advertisements

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s