Customer adalah Raja, Kalau Supplier?

 Berada pada dua posisi ini, membuka mata saya terhadap praktik di dunia ritel. Setelah saya jelaskan pengalaman saya, silakan dijawab pertanyaan di atas.

 

Dunia customer adalah dunia yang menyenangkan. Peritel berusaha untuk memuaskan customer, memenuhi keinginan mereka, tanpa peduli Anda pelanggan kecil atau besar. Keramahan, sikap pro aktif, menganggap customer selalu benar dan sebaiknya jangan dibantah, akan mendorong Anda untuk datang dan datang lagi ke tempat ini.

Nah, sekarang bayangkan peritel adalah customer yang harus dilayani oleh supplier. Peritel disini menekankan pentingnya efisiensi. Lupakan semua wajah ramah itu, sikap pro aktif dan sama rasa sama rata. Yang akan Anda temukan adalah wajah-wajah tegas yang memberi Anda informasi pasti : kapan harus mengirim, jumlah retur dan kapan harus menagih. Sebagai supplier, Anda harus bisa memecahkan masalah Anda sendiri, just follow my rules! Yang menyakitkan, supplier besar malah membayar lebih murah untuk listing fee, pembayaran menggunakan sistem kredit, dan bebas menetapkan diskon seminim mungkin. Sementara supplier kecil harus menanggung biaya listing yang besar, menggunakan sistem konsinyasi dan harus ikut dalam pelbagai program diskon peritel.

Ya, peritel kini adalah raja. Dan yang dia inginkan adalah pengiriman yang tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, disertai dengan tingkat fleksibiltas yang tinggi dan kemudahan pembayaran.

Jadi, supplier adalah…

Advertisements