Impian Si KEPO

20130304-233327.jpg

KEPO, kalau pinjam istilahnya Putri Kodok adalah
Ketika
Engkau
Pengen tau urusan
Orang lain.

Sudah menjurus ke stalker nih, menguntit targetnya lagi ngapain aja. Untuk meramaikan topik mingguan Mudasiana tentang impian, saya akan coba melihatnya dari sudut si kepo. Tapi sumpriiiiit deh, boleh dicek ke Beh Ahmad Jayakardi, kalau ini bukan saya, tapi tetangga saya *eaaa…semoga ngga ada tetangga yang baca :D*

– Bisa ngehack akun target. Jadi biar sudah diblokir, tahu foto terbaru, status terbaru, dan teman-teman target di Facebook. Tahu siapa yang email-emailan dengan target, lengkap dengan isi emailnya, dan bisa ngehack akun di Kompasiana juga, untuk tahu siapa yang inboxan sama si dia. Powernya sudah seperti admin di K saja *grin*

– Berharap Google Earth meningkatkan inovasinya, dengan membuat kemampuan satelit bukan hanya melihat suatu daerah dari bagian atas saja, namun terlihat jelas sampai orang-orangnya, real time. Katanya sih alat yang bentuknya seperti CCTV ini sudah terpasang di beberapa intersection di New York, nah tinggal nunggu Indonesia kapan nih. Sekalian request penempatannya di area yang sering didatangi target.

– Berhasil menanamkan chip RFID (Radio Frequency Identification Number) di tubuh target. Karena chip makin hari makin kecil, ngga akan terasa kok. Gunanya biar tahu target lagi dimana saja, dengan melihat pada peta. Petanya mirip Peta Perompak Harry Potter, jadi kelihatan tuh target lagi bergerak ke mana saja. Oya, semoga jangkauannya makin luas sehingga bisa memantau pergerakan antar negara.

– Menciptakan ERP (Enterprise Resource Planning) khusus orang kepo. Kalau ngga mampu, ya membujuk SAP atau Oracle untuk mewujudkannya. Gunanya agar semua data transaksi, eh kegiatan target bisa terekam, sekaligus diintegrasikan dengan modul lainnya, hingga bisa mencapai analisis seperti pengeluaran dia per bulan, jarak paling jauh teman-temannya berada, dan pola kunjungan ke mall dari waktu ke waktu.

20130303-234344.jpg

– Berharap mata adalah kamera, dan telinga adalah alat perekam. Agar semua yang terlihat tidak terlewat, semua yang terdengar dapat dijadikan bukti di persidangan. Ups! Ngawur 🙂 Satu lagi, berharap kapasitas otak menjadi satu Yottabytes, seperti yang sedang dikembangkan NASA, biar ingat terus aktivitas target dan segala pernik-perniknya.

– Karena semua yang telah disebutkan di atas memerlukan internet, maunya segera masuk ke web 3.0. Tampilannya sudah tiga dimensi, jadi ngawasin target lebih OK. Internet tidak memerlukan gadget yang sekarang umum dipakai. Tapi nanti bisa diakses melalui televisi, radio, bahkan kalkulator!

***
sumber gambar : hai-online.com

Advertisements