Ngga Ada Yang Lihat Kok!

Paling gampang untuk menyemangati diri sendiri untuk berbuat tidak benar adalah kalimat
‘ngga ada yang lihat kok!’.

Misal, menemukan dompet di jalan, daripada susah – susah menemukan siapa pemiliknya, lebih baik segera masukkan tas untuk tambahan belanja. Saat ujian, pengawas lagi lengah, kesempatan untuk mencontek, karena tidak ada yang lihat. Penyerahan uang suap sebaiknya di kamar hotel saja, biar tidak ada yang lihat. Saat berduaan dengan pacar, ditemani lampu remang-remang, boleh dong grepe-grepe sedikit..mumpung ngga ada yang lihat.

20121224-060405.jpg

Padahal Tuhan Maha Melihat.

Seandainya kita bisa membayangkan ada Tuhan sedang berdiri di samping dompet, di ruang kelas, di kamar hotel dan di ruangan remang-remang, tentu lain ceritanya. Saya tidak akan berani melakukannya.

Tapi Tuhan terlalu sepele untuk dibayangkan, terlalu mudah untuk dilupakan, sehingga saya tetap boleh bilang ‘ngga ada yang lihat kok!’

“Our character is measured by what we do when no one is looking”

.
Sumber gambar: thinkdifferent, grup FB

Komen? Silakan^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s