Top Gear! Acara Otomotif Lainnya? Boring…boring..boring

Sebagai seorang wanita pengendara mobil, yang bisa saya lakukan hanya terbatas penggunaan dan pengisian bahan bakar. Itupun karena takut dimarahi suami, kalau sampai mobil tidak bisa jalan karena kehabisan bensin. Perawatan? Boro-boro, semua dikerjakan oleh teknisi ahli saya (suami maksudnya) atau paling apes saya yang membawanya ke pencucian mobil.

Karena itu dari beberapa acara otomotif yang ditayangkan pada TV Indonesia akan terlewatkan dengan suksesnya. Baru memindahkan channel ke acara otomotif tersebut, sudah pusing dengan istilah-istilah teknis yang rumit dan pertanyaan: what the hell is it? Memangnya kenapa kalau transmisinya otomatis? Kalau remnya cepat panas, kenapa? Apa pengaruhnya perbedaan silinder mesin? Selain itu..isi acaranya…boring, boring, boring. Menggunakan pembawa acara yang cantik juga percuma, baca script kali ya, jadi sama tidak menariknya. Ingin cepat-cepat memindahkannya ke channel TV lain, atau berdoa semoga ada liputan khusus sehingga acara ini dihentikan mendadak.

Tetapi sontak pendapat saya berubah, ketika melihat acara Top Gear di BBC. Pasti karena tidak sengaja, karena kalau melihat judul ‘Gear’nya itu saya pasti tidak tertarik. Tapi toh Tuhan menentukan lain :). Acara otomotif yang lebay ini mampu membuat saya menantikan jam tayangnya.

movies.netflix.com

movies.netflix.com

Awalnya Top Gear diproduksi oleh BBC pada tahun 1977 hingga  2001, berisi program TV otomotif yang berasal dari majalah, dan ditayangkan selama 30 menit. Jeremy Clarkson sudah bergabung menjadi pembawa acaranya hingga saat ini. Kemudian pada tahun 2002, acara tersebut dikemas ulang satu jam, menjadi penuh trik, humor dan kontroversial. Pembawa acaranya selain Jeremy juga ditambah Richard Hammond, James May dan misterius driver : The Stig. Program ini ditonton 350 juta orang per minggu pada 170 negara, belum lagi yang mengunduh videonya.

Menariknya apa sih? Di setiap episode, selalu ada kejutan yang menanti. Misal, mereka bertiga balapan mobil dari Prancis ke Inggris, dengan tujuan : hemat-hematan bensin. Karena itu bensin yang diisi di masing-masing mobil sangat terbatas, sehingga salah perhitungan sedikit mereka akan mogok di tengah perjalanan. Di lain kesempatan Jeremy akan melakukan tes untuk mobil Ford, dengan cara menaikkannya ke kapal perang, turun di tepi pantai (masuk ke air karena kapal perangnya bisa karam kalau dekat-dekat pantai), diterjang peluru, dan menyimpan granat di tempat minum dalam mobilnya. Di lain waktu Jeremy mencoba melompat dari pinggir pelabuhan ke ferry yang SUDAH berangkat…dan alhasil mobilnya nyebur dengan sukses ke lautan.

Apa melulu soal mobil? Tidak juga, mereka sempat berlomba siapa paling cepat bisa menguasai traktor, termasuk mengendarai traktor di jalanan yang penuh mobil. Atau menciptakan kendaraan khusus orang cacat, dan berkompetisi dengan veteran perang.

Lebay bukan? Tapi justru dengan ke-lebay-annya acara ini dapat menarik minat banyak pemirsa di seluruh dunia, diadopsi di negara-negara lain, dan membuat saya yang anti berita otomotif, dan bahkan anak-anak saya, jadi menyukainya. Tentu saja selain menghancurkan mobil, mereka juga melakukan perbandingan kenyamanan dan kecepatan untuk mobil-mobil dari produsen yang berbeda, dengan disertai penjelasn teknis. What, teknis? Ya..tapi dengan bahasa yang mudah dimengerti (thanks to Indonesia subtitle) dan penjelasan yang mudah dicerna. Kemudian ada sesi selebriti yang saling bersaing menjajal track sirkuit Top Gear. Mereka selalu diwawancara dulu, dan tidak melulu soal otomotif. Biasanya terkait dengan kegiatan si seleb, topik umum, dan mobil yang mereka sedang kendarai.

Websitenya juga informatif sekali. Anda bisa mendapatkan berita otomotif terbaru, spesifikasi mobil secara lengkap berikut hasil test drivenya, bermain game secara online, mengunduh video, membaca panduan show terdahulu dan membeli merchandisenya. Coba lihat apa pendapat mereka tentang Hummer ya, mobil yang sempat dihebohkan di Indonesia : Mobil ini sebenarnya truk militer, terlalu besar, menggelikan dan mengotori jalan-jalan di UK. Tetapi ‘bling generation’ telah mendewakannya dalam hati mereka. Hahaha..I think there is too much ‘bling generation’ in this country.

Yang pasti, suami saya tambah khawatir dengan hobi baru ini. Takut bisa milih katanya 🙂

Referensi :

http://en.wikipedia.org/wiki/Top_Gear_(2002_TV_series)

http://www.topgear.com/uk/

.

IndriHapsari

Advertisements