Jakarta Aquarium, Oase di Tengah Pusat Perbelanjaan

Awalnya ngga ada rencana sih mau kesini, soalnya masalah ikan-ikanan ini kita udah kenyang. Dari yang di Kebun Binatang Surabaya, Jatim Park Malang, Seaworld Ancol, sampai yang luar mulai di Kuala Lumpur, Singapura, Sydney, Melbourne, Osaka dan Tokyo. Cuma karena ini hari libur dan museum-museum yang akan kita tuju tutup semua, jadilah bingung mau kemana, dan teringat akan postingan seorang teman tentang Jakarta Aquarium.

Cari di Google Map, ternyata Jakarta Aquarium ini terletak di Neo Soho, sebelahnya Mal Taman Anggrek. Yah maklumlah bu kan baru pertama ya kesana, jadi masih terheran-heran dengan bentuk gedungnya. Jadi lobby tempat kami masuk anggaplah lantai dasar, aquariumnya ini masih turun satu lantai lagi, dan keluarnya turun satu lantai lagi. Jadi ni mal mbelesek (kata orang Jawa bilang, atau mendelep ya 😅)dua lantai. Itu aja saya ngintip masih ada satu lantai lagi di bawah. Gitu suami bilang ini kan malnya apartemen, jadi ceritanya ada apartemen di atas mal. Hah pantes aja sopir kita nunggu di lantai 7 😅

Berarti secara kontruksi hebat dong yah, nyimpen para ikan itu dengan beban berlantai-lantai tadi. Di tempat loketnya suasana biru dan temaram mulai terasa, seperti masuk lautan. Baru ngeh ternyata di lantai dasar tadi ada display gede soal tempat ini, yang ternyata wujud kerjasama Taman Safari Indonesia dan Aquaria di KLCC. Ealah pantes kaya pernah tahu, dan ternyata di dalam penataannya rapi jali dan atraktif, karena sudah belajar dari negeri jiran.

Tiket masuk regular pas hari libur gini 175 ribu untuk dewasa, yang premium 225 ribu. Cukup mahal untuk ukuran saya, tapi mengingat di negara lain juga bunyinya ratus, harga segini wajarlah, apalagi untuk bangsa sendiri. Dan ngga usah protes kemahalan, karena buktinya antriannya panjang dan di dalam penuh orang. Ibu-ibu dengan dandanan sederhana juga bisa masuk dengan anak-anaknya. Makanya heran kalau ada yang protes soal premium naik 300 perak #eh

Di dalam suasananya gelap, supaya keliatan yang dipajang apa. Tentu ikan beraneka jenis, ada beberapa binatang laut dan amphibi lainnya, dan display yang menarik. Ada yang menggantung di atas untuk menyamarkan lampu, di dinding, rumput buatan, bantal-bantal berbentuk batu, dan display informasi yang bebas disentuh pengunjung. Akuariumnyapun ada yang di dinding, tengah, dan di bawah. Ada akuarium gede yang ada penyelamnya, anak-anak kumpul disini nih. Anak-anak juga kumpul di touch pool, habis cuci tangan mereka boleh menyentuh ikan dan hewan laut yang ada di dalam kolam.

Hal lain yang bisa dinikmati pada jam-jam tertentu ada pertunjukan drama soal laut, jadi perhatikan jadwal ya. Lalu kalau beli tiket premium itu kita bisa keluar masuk arena sampai 4 jam, trus bisa masuk ke theater 5D. Isinya kaya digoncang-goncang gitu dalam perjalanan bawah laut kita.

Buat anak-anak seru banget pastinya, apalagi usia balita gitu yang masih merasa exciting ngeliatin dan nunjuk-nunjuk ikan-ikan yang sliweran. Ngga adil kalau saya bandingin sama akuarium lain, yang pasti tempat ini bisa jadi salah satu tujuan perjalanan di Jakarta 😊

***

IndriHapsari

Advertisements