​Fantastic Beast and How To Find Ideas Like Rowling

‘Aku pasti sedang tidak bermimpi,’ gumam Jacob. ‘Karena mimpiku tak pernah segila ini.’

Kayanya emang harus cubit diri sendiri deh. Karena apa yang terpampang di layar itu, bahkan dalam mimpipun ngga mungkin bisa mampir yang kaya gitu. Dan kalau boleh tepuk tangan sambil berdiri, kayanya saya bakal lakukan itu berkali-kali.

Rowling itu yaaa….fantasinya gilaaa! Ngayal full masih ok, tapi bagaimana menghubungkan alam sihir dan nyata itu loh yang wah…ngga semua orang bisa. Saya baca bukunya, Fantastic Beasts and How To Find Them, tapi sama sekali ngga begini! Isi bukunya tuh hewan-hewan yang ditemukan dan dipelihara Newt Scamander, yang pas edisi pertama bentuk bukunya galak banget, bisa menggigit yang baca. Jadi baca buku itu sama aja kaya ikutan Harry Potter belajar. Tapi filmnya bedaaa banget, dan novelnya sudah keluar belum sih? Kok filmnya asyik dan rapi gitu.

Seperti biasa Rowling piawai merangkai puzzle yang membuat pembaca..eh, penonton, terlibat dalam jalinan ceritanya yang seru, lucu, horor, dan dibalut misteri karena penjahatnya belum ketemu. Rowling juga demen ngasi nama yang ngga asal, misal kaya scamander tebakan saya sih dari salamander, binatang yang aneh juga di dunia nyata. Trus detail setting tahun 20an juga keren, berasa dilempar ke masa lampau tanpa jadi membosankan. Jalan ceritanya cepat dan rapi, khas film yang diangkat dari buku. Bagaimana sihir itu digunakan nampak lebih fun disini daripada di sekuel Harry Potter. La tapi serius bukunya ada nih? #nanyalagi

Kalau soal aktornya, yang jadi Newt ini ngga ada cakepnya (sorry to say, namanya aja beda selera :D) tapi pas dia pake kemeja dan vest aja, ngurusin hewan-hewan anehnya, la kok nampak ganteng ya. Ternyata Eddie Reedmayne ini model. Ooh…pantes…  😀 Pemain wanitanya disesuaikan dengan trend masa lalu yang ceweknya tinggi langsing (banget) itu kaya twiggy..jadi maaf ya nda ada yang semok di film ini 😀 Artis cantiknya ada tuh Queenie yang senyumnya kaya Cameron Diaz, nyenengin. Ada aktor yang tampangnya kaya Mat Solar Bajaj Bajuri, yah ceritanya buat lucu-lucuan yang ngga sekadar tempelan, tapi bisa jadi perekat antar adegan. Oya ada juga auror bernama Grave, yang main mirip George Clooney, ganteng dan mateng 🙂

Yang perlu dapat acungan jempol tentu hewan-hewannya. Namanya susah-susah diucapkan, kaya waktu pertama kali ngapalin mantranya Hogwarts 😀 Tapi ngga mengurangi keasyikan mengamati tingkah mereka. Ada mahluk penguin dengan paruh bebek yang selalu berusaha kabur dari kopernya Newt untuk ngumpulin benda berkilau. Semua dimasukin ke kantong perutnya, sampe kalau digoncang-goncang terbalik gitu bisa ngebentuk timbunan harta dan uang. Persis kaya kantung Doraemon 😀 Trus cara Newt memikat badak raksasa betina supaya masuk kopernya juga lucu. Atau hewan separuh ular separuh burung, yang tubuhnya bisa menyesuaikan ruangannya seberapa gede. Seukuran rumah hayo, seukuran teko juga hayo.

Kalau dari karakternya, Newt digambarkan sebagai penyihir biasa, ngga mau menonjol, dan cuma peduli dengan hewan-hewannya. Dia bisa menjinakkan hewan-hewan liar dan ganas karena sabar dan kasihnya pada mereka. Itulah sebabnya ketika menghadapi kekuatan jahat, dia pun memperlakukannya dengan lembut dan sabar. Dia menganggap kekuatan jahat itu seperti hewan ganasnya. Kalau dari film ini, sepertinya Rowling ingin menitipkan pesan bahwa anak nakal itu perlu diperlakukan dengan sabar agar dapat kepercayaan, lalu dituntun ke jalan yang benar, karena pada dasarnya mereka baik. Kekuatan jahat jadi nempel karena kekecewaan dan ketidakmampuan mengendalikan emosi yang berakibat buruk bagi yang lain.

Pesan lainnya, ada orang yang memang tulus kaya Newt, atau manipulatif kaya he who can not be named, karena ntar jadi spoiler 😀 Orang bisa aja ngomong macem-macem, janji macem-macem, tapi ujungnya buat kepentingan dia sendiri. Atau meski nasib menyatakan Anda adalah orang biasa, ya jadilah orang biasa yang baik, itu adorable loh 🙂

Kalau liat ini jadi inget Steve Irwing, atau David Attanborough yang passionnya di binatang. Ngga nyangka loh dari binatang ngga berguna – mengerikan – aneh bisa banyak manfaat yang didapat, dan tentu mereka juga bisa membalas kasih sayang. Kalau mereka lewat acara televisi, Newt menulis buku bagaimana memperlakukan binatang-binatang tersebut. Karena  seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Kalau prinsipnya Newt sih, tak ada binatang yang tak bisa dijinakkan 🙂

***

IndriHapsari

Advertisements